Kompas.com - 04/03/2021, 22:52 WIB
Obor Olimpiade diarak pada acara penyerahan api Olimpiade untuk Olimpiade Tokyo 2020 pada 19 Maret 2020. Seremoni diadakan tanpa penonton sebagai langkah pencegahan dari penyebaran virus corona. AFP/ARIS MESSINISObor Olimpiade diarak pada acara penyerahan api Olimpiade untuk Olimpiade Tokyo 2020 pada 19 Maret 2020. Seremoni diadakan tanpa penonton sebagai langkah pencegahan dari penyebaran virus corona.

TOKYO, KOMPAS.com - Penyelenggara Olimpiade Tokyo, Tokyo 2020, dalam informasi terkininya menyebut adanya kebijakan baru di akhir April 2021.

"Kebijakan itu terkait dengan pembatasan jumlah penonton Olimpiade dan Paralimpik Tokyo," kata CEO Tokyo 2020, Seiko Hashimoto.

Pemerintah Jepang punya rencana terkini di akhir Maret 2021.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Pembatasan Jumlah Penonton Jadi Pilihan

"Kami akan membuka perbatasan agar atlet asing bisa masuk ke Jepang," kata pernyataan kantor Perdana Menteri (PM) Jepang.

Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.DOK. Reuters Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.

Hingga kini, Jepang memang masih menerapkan status tertutup lantaran pandemi Covid-19 yang belum rampung.

Sebelumnya, pemerintah Jepang memberikan perhatian pada rencana kebijakan pembatasan jumlah penonton pertandingan di Olimpiade dan Paralimpik Tokyo.

"Peraturan itu ditujukan untuk warga yang tinggal di Jepang," kata pernyataan pemerintah Jepang.

Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020twitter Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020

Peraturan pembatasan jumlah penonton menurut rencana menjadi salah satu agenda rapat virtual antara Komite Olimpiade Internasional (IOC) dengan penyelenggara Olimpiade dan Paralimpik Tokyo, Tokyo 2020.

"Ini merupakan salah satu agenda pertemuan kami dan kemungkinan menjadi pilihan," kata CEO Tokyo 2020 Seiko Hashimoto.

Selanjutnya, menurut penjelasan Seiko Hashimoto, pada akhir April 2021, akan ada pembahasan berkenaan jumlah penonton yang diperkenankan pada setiap laga.

"Kami akan bahas jumlah penonton langsung pada setiap laga di lokasi pertandingan," tutur Seiko menegaskan.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X