Kompas.com - 25/02/2021, 09:00 WIB
Petarung ONE Championship, Paul Lumihi. Dok. ONE ChampionshipPetarung ONE Championship, Paul Lumihi.


KOMPAS.com - Petarung ONE Championship, Paul Lumihi, mengungkapkan cara menghadapi serangan atau kritikan netizen di media sosial.

Paul Lumihi menderita kekalahan saat beraksi di ajang ONE: Unbreakable III di Singapore Indoor Stadium, 5 Februari 2021.

Petarung yang dijuluki The Great King itu kalah TKO pada ronde kedua dari atlet Myanmar, Tial Thang.

Ini adalah kekalahan keempat secara beruntun bagi juara One Pride MMA itu di ajang ONE Championship.

Paul Lumihi mengaku banyak mendapat dukungan meski menelan kekalahan. Namun, dia juga tak mengelak ada sejumlah orang yang mengkritiknya.

Baca juga: Cari Raksasa Terkuat, ONE Championship Merambah Amerika Serikat

Pria asal Manado itu memilih cuek dan enggan menanggapi sejumlah kritikan yang menyudutkannya.

"Itu sebuah risiko. Saya melihat kondisi, sekarang saya sudah kepala tiga, mungkin jika masih muda saya akan membalas hujatan-hujatan itu," kata Paul dalam rilis yang diterima KOMPAS.com.

"Kalau emosi, kita pasti langsung balas komentar itu 'memang lo bisa menang?'"

"Cuma mereka itu kebanyakan tidak tahu apa-apa tentang usaha saya. Jadi, sekarang saya cuek saja dengan apa yang mereka ucapkan atau saya hapus dari timeline saya," ujar Paul Lumihi.

Bagi Paul, bukan hanya kritikan tak membangun yang berbahaya, tetapi juga pujian berlebihan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X