Kompas.com - 17/02/2021, 23:53 WIB
Atlet difabel Lempar Cakram Indonesia beraksi saat test event Para Games Invitational Tournament di Stadion Madya Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGAtlet difabel Lempar Cakram Indonesia beraksi saat test event Para Games Invitational Tournament di Stadion Madya Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah mengusulkan jumlah atlet dan lainnya sebagai penerima vaksin corona prioritas olahraga.

Pihak Kemenpora, sejauh ini, telah mengusulkan 1500 nama prioritas.

Baca juga: Pekan Ini Vaksinasi untuk Atlet Prioritas

Pada 1.500 nama itu tercatat atlet, pelatih, ofisial dari 17 cabang olahraga.

Pada daftar nama itu, ada juga para atlet paralimpik Indonesia.

"Vaksinasi tidak akan digelar serentak demi mencegah kerumunan," kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto.

Ilustrasi vaksin Covid-19, efikasi vaksin Sinovac di Indonesia lebih rendah dari Turki dan Brasil.SHUTTERSTOCK/Orpheus FX Ilustrasi vaksin Covid-19, efikasi vaksin Sinovac di Indonesia lebih rendah dari Turki dan Brasil.

"Ada 17 cabang olahraga yang masuk prioritas," kata Gatot S Dewa Broto.

Kemenpora juga menyebut bahwa Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) Cibubur, Jakarta Timur menjadi rumah sakit untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk atlet di Jakarta.

"Kami juga menyiapkan pelatnas masing-masing cabang olahraga," kata Gatot S Dewa Broto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X