Presiden LaLiga: Krisis Finansial Barcelona Bukan karena Kontrak Messi, tapi...

Kompas.com - 01/02/2021, 19:40 WIB
Lionel Messi saat merayakan golnya pada laga pekan ke-21 Liga Spanyol yang mempertemukan Barcelona vs Athletic Bilbao di Stadion Camp Nou, Minggu (31/1/2021). AFP/ LLUIS GENELionel Messi saat merayakan golnya pada laga pekan ke-21 Liga Spanyol yang mempertemukan Barcelona vs Athletic Bilbao di Stadion Camp Nou, Minggu (31/1/2021).

KOMPAS.com - Presiden LaLiga, Javier Tebas, ikut buka suara soal kontrak "raksasa" Lionel Messi yang disebut sebagai penyebab krisis finansial Barcelona.

Dalam beberapa hari terakhir, kontrak Messi di Barcelona memang menjadi pembicaraan hangat.

Sebuah laporan surat kabar Spanyol, El Mundo, menyebutkan bahwa megabintang asal Argentina itu mendapatkan kontrak senilai 555 juta euro atau sekitar Rp 9,4 triliun di Barcelona.

Itu merupakan nilai kontrak terakhir Messi yang disepakati pada November 2017 dan akan berakhir 30 Juni 2021.

Baca juga: Detail Kontrak Lionel Messi di Barcelona, Terbesar dalam Sejarah Olahraga!

Dalam kontrak tersebut, Barcelona sepakat membayar Messi 138 juta euro (Rp 2,3 triliun) per musim.

El Mundo menyebut, kontrak Lionel Messi di Barcelona merupakan yang terbesar dalam sejarah olahraga.

Hingga saat ini, menurut klaim El Mundo, Messi telah mendapatkan 511 juta euro (Rp 8,7 triliun) dari kontrak tersebut.

Besarnya kontrak Messi itu kemudian menjadi sorotan karena dinilai sebagai penyebab krisis finansial yang dialami Barcelona.

Baca juga: Lionel Messi Raja Tendangan Bebas 5 Musim Terakhir, Ronaldo?

El Mundo Deportivo pada Selasa (26/1/2021) melaporkan bahwa saat ini Barcelona dililit utang sebanyak 1.173 euro atau sekitar Rp 20 triliun.

Itu artinya, utang Barcelona tersebut hampir separuh dari nilai kontrak Lionel Messi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X