Di Tengah Pandemi Covid-19, Turnamen Poker Dunia Catatkan 2020 sebagai Tahun Unik

Kompas.com - 21/01/2021, 15:55 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Di tengah pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan jumlah penurunan lembaga Turnamen Poker Dunia (WPT) yang membawahkan turnamen poker internasional menyampaikan catatan terkininya.

Selanjutnya, sampai saat ini, negara-negara seperti Jepang dan Indonesia masih melakukan banyak langkah untuk mengerem lajunya pandemi corona.

Baca juga: Olimpiade Tokyo dan Asa Cabang Olahraga Polo Air

Jepang, misalnya, menerapkan kondisi darurat pada berbagai kota besar, termasuk Tokyo, lokasi penyelenggaraan Olimpiade Tokyo pada 2021.

Logo Olimpiade Tokyo 2020Shutterstock Logo Olimpiade Tokyo 2020

"Kami akan meninjau ulang status itu pada Minggu (7/2/2021) apakah akan mengalami perpanjangan atau tidak," kata Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga.

Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONG Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

Sementara, selangkah lebih maju dari Jepang, Indonesia pada pekan kedua Januari 2021 sudah melaksanakan suntikan vaksinasi anti-corona secara massal.

Langkah lain yang ditempuh pemerintah Indonesia adalah dengan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Jawa dan Bali mulai Selasa (26/2/2021) hingga Senin (8/2/2021) berkenaan dengan pandemi corona ini.

(shutterstock) Ilustrasi vaksin Covid-19Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFAL (shutterstock) Ilustrasi vaksin Covid-19

Lantas, catatan WPT justru menunjukkan bahwa 2020, kala pandemi corona tengah dalam puncaknya, ada raihan besar yang diperoleh.

"Ini tahun unik lantaran ada perubahan perilaku saat kebijakan pencegahan pandemi dilakukan melalui aktivitas dalam rumah," kata penanggung jawab WPT Frank Ng sebagaimana warta laman sportpromedia.com hari ini.

Obor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo. AFP/BEHROUZ MEHRI Obor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo.

Kegiatan poker pada 2020 lebih banyak menggunakan platform dan layanan daring atau online.

"Kami mengalami kenaikan pendapatan melalui media online hingga 56 persen," kata Frank Ng.

Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.DOK. Reuters Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.