Kompas.com - 30/12/2020, 16:23 WIB
Giannis Antetokounmpo dan Khris Middleton tampak kecewa ketika Milwaukee Bucks kalah dari Phoenix Suns pada pertandingan NBA di Talking Stick Resort Arena, 4 Maret 2019. AFP/Christian PetersenGiannis Antetokounmpo dan Khris Middleton tampak kecewa ketika Milwaukee Bucks kalah dari Phoenix Suns pada pertandingan NBA di Talking Stick Resort Arena, 4 Maret 2019.

KOMPAS.com - Milwaukee Bucks mengukir sejumlah rekor baru di ajang kompetisi Liga Bola Basket Nasional Amerika Serikat (NBA) saat meraih kemenangan 144-97 atas Miami Heat pada Selasa (29/12/2020) atau Rabu WIB.

Rekor yang dipecahkan Bucks berkaitan dengan keberhasilan mencetak 29 kali tembakan tiga angka dari total 51 usaha yang dilepaskan Giannis Antetokounmpo dan rekan-rekan saat bentrok dengan Heat.

Torehan tembakan tiga angka Bucks tersebut melewati catatan sebelumnya yang dibuat oleh Houston Rockets dalam pertandingan melawan Phoenix Suns pada April 2019 lalu.

Sumbangan tembakan tiga angka tertinggi dari kubu Bucks datang dari guard Jrue Holiday, dengan enam tembakan sukses dari 10 kali percobaan dalam laga di American Arlines Arena itu.

Baca juga: Bucks Ikat Giannis dengan Kontrak 5 Tahun Bernilai 228 Juta Dollar

Selain kontribusi dari Holiday, guard Donte DiVincenzo mencatat lima tembakan tiga angka dari enam kali upaya atau mencapai tingkat akurasi sebesar 83,3 persen.

Bucks menjadi tim pertama dengan percobaan lebih dari 50 tembakan tiga angka dalam pertandingan musim reguler NBA, dan mampu mengonversi sebanyak lebih dari 50 persen dari usaha itu (tepatnya 56,9 persen) menjadi poin.

Tidak hanya itu, capaian 12 pemain Bucks yang berhasil mendulang poin dari usaha tembakan tiga angka dalam laga kali ini juga menjadi rekor baru mengalahkan catatan sebelumnya, yakni 11 pemain.

"Dalam sejumlah pertandingan, ada saat 'dewa' bola basket berpihak kepada Anda dan malam ini mungkin hal itu terjadi kepada kami," ujar pelatih Bucks, Mike Budenholzer, seperti dikutip dari ESPN.

Forward Bucks, Khris Middleton, menyebut produktivitas rekan-rekannya dalam melepaskan tembakan tiga angka menjadi pertanda beban upaya ofensif tim tidak hanya bergantung pada Giannis seorang.

"Ia mulai bisa melihat adanya keuntungan dengan banyak penembak ulung dalam tim. Saat dijaga dua atau tiga orang, ada opsi lain yang lebih terbuka di sekitarnya," ujar Middleton.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber NBA, ESPN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.