Zahra Muzdalifah Yakin Bakal Ada "Susy Susanti" di Sepak Bola Wanita Indonesia

Kompas.com - 26/12/2020, 14:10 WIB
(Ki-Ka): Lim Chet Ming (Chief Marketing Officer PT AIA Financial), Madhi Suryanto (Head of Brand Communication PT AIA Financial), Zahra Muzdalifah (pemain timnas putri Indonesia( dan Anton Blackwood (Global Develompent Coach Tottenham Hotspur) dalam acara konfrensi pers AIA Championship 2020 di Lapangan Panahan, Senayan, Jakarta, Sabtu 8 Februari 2020. KOMPAS.com/ M. Hafidz Imaduddin(Ki-Ka): Lim Chet Ming (Chief Marketing Officer PT AIA Financial), Madhi Suryanto (Head of Brand Communication PT AIA Financial), Zahra Muzdalifah (pemain timnas putri Indonesia( dan Anton Blackwood (Global Develompent Coach Tottenham Hotspur) dalam acara konfrensi pers AIA Championship 2020 di Lapangan Panahan, Senayan, Jakarta, Sabtu 8 Februari 2020.

KOMPAS.com - Pemain timnas putri, Zahra Muzdalifah, meyakini bahwa sepak bola wanita Indonesia bisa melahirkan sosok hebat seperti halnya Susy Susanti yang namanya melegenda di dunia bulu tangkis.

Zahra menjadi bagian timnas putri Indonesia saat tampil pada ajang Kejuaraan Sepak Bola Wanita AFF 2018 dan Asian Games 2018.

Pada Asian Games 2018 di mana Indonesia menjadi tuan rumah, Zahra berhasil mencetak dua gol ketika timnas putri mengalahkan Maladewa dengan skor telak 6-0.

Kemudian pada 2019, Zahra membela Persija Putri di pentas Liga 1 Putri.

Baca juga: Zahra Muzdalifah Akui Potensi Pemain Sepak Bola Wanita Indonesia

Ia membukukan gol debutnya ketika Persija Putri mengalahkan PSIS Putri dengan skor 4-1 pada laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Dalam sebuah wawancara dengan FIFA.com baru-baru ini, Zahra Muzdalifah mengungkapkan bahwa tampil di Kejuaraan AFF, Asian Games, serta Liga 1 Putri merupakan langkah penting bagi kariernya.

"Saya membuat kemajuan besar pada 2018 dan 2019. Saya berlatih keras. Setiap hari saya ingin mencapai sesuatu yang baru, bermain untuk timnas dan klub yang saya bela," ungkap Zahra.

Baca juga: Eks Pelatih Timnas Putri Meninggal, Rahmad Darmawan Merasa Kehilangan

"Kejuaraan AFF, Asian Games, dan Liga 1 Putri benar-benar memberikan dorongan besar bagi sepak bola wanita. Itu memberikan kami lebih banyak kesempatan bermain," imbuh pemain berusia 19 tahun itu.

"Namun, tahun ini banyak hal terhenti karena Covid-19 dan saya berharap pandemi akan segera hilang, dan kami bisa kembali ke lapangan," kata Zahra lagi.

Lebih lanjut, Zahra menuturkan bahwa salah satu faktor penting untuk memajukan sepak bola wanita di Tanah Air adalah dengan memberikan kesempatan bermain lebih banyak, dalam hal ini kompetisi.

Baca juga: Bela Timnas Putri, Pemain Arema Terpaksa Putus Sekolah

"Jika kita memberikan kepercayaan yang cukup kepada pesepak bola wanita dan mereka diberi banyak peluang, mereka akan meningkat secara cepat," ucap Zahra Muzdalifah.

"Saat ini, permainan tim sepak bola wanita kami sedang meningkat dan saya yakin kami bisa mencapai sesuatu yang lebih besar pada masa mendatang," imbuh pemain yang berposisi sebagai penyerang itu.

Zahra pun meyakini, akan ada bintang besar seperti Susy Susanti versi sepak bola wanita Indonesia.

"Kami akan menghasilkan Susy Susanti versi sepak bola wanita," kata Zahra Muzdalifah mengakhiri.



Sumber FIFA.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Juventus Vs Lazio, Kick-off 02.45 WIB

Link Live Streaming Juventus Vs Lazio, Kick-off 02.45 WIB

Liga Italia
Hasil Semifinal Swiss Open - Wakil Malaysia Berguguran, Denmark Dominasi Final

Hasil Semifinal Swiss Open - Wakil Malaysia Berguguran, Denmark Dominasi Final

Badminton
Rangers di Ambang Hapus Dahaga 10 Tahun, Steven Gerrard Disambut Bak Pahlawan

Rangers di Ambang Hapus Dahaga 10 Tahun, Steven Gerrard Disambut Bak Pahlawan

Liga Lain
Belum Tentukan Tuan Rumah Olimpiade 2032, IOC Siapkan Agenda Ini

Belum Tentukan Tuan Rumah Olimpiade 2032, IOC Siapkan Agenda Ini

Sports
Rumor Comeback Zlatan Ibrahimovic ke Timnas Swedia untuk Euro 2021

Rumor Comeback Zlatan Ibrahimovic ke Timnas Swedia untuk Euro 2021

Internasional
Siaran Sepak Bola Indonesia Pertama Tanpa Penonton dari Kacamata Pentolan Suporter

Siaran Sepak Bola Indonesia Pertama Tanpa Penonton dari Kacamata Pentolan Suporter

Liga Indonesia
Olimpiade 2032, Ini Komitmen Qatar

Olimpiade 2032, Ini Komitmen Qatar

Sports
Hasil Bundesliga - Menang Telak, RB Leipzig Kudeta Bayern Muenchen

Hasil Bundesliga - Menang Telak, RB Leipzig Kudeta Bayern Muenchen

Bundesliga
Marin Vs Sindhu di Final Swiss Open, Ulangan Momen Kejuaraan Dunia dan Olimpiade 2016

Marin Vs Sindhu di Final Swiss Open, Ulangan Momen Kejuaraan Dunia dan Olimpiade 2016

Badminton
Olimpiade Tokyo, Kegiatan Tokyo 2020 Sesuaikan Diri dengan Kebijakan Pemerintah

Olimpiade Tokyo, Kegiatan Tokyo 2020 Sesuaikan Diri dengan Kebijakan Pemerintah

Sports
5 Fakta Burnley Vs Arsenal, Granit Xhaka Raja Blunder Premier League

5 Fakta Burnley Vs Arsenal, Granit Xhaka Raja Blunder Premier League

Sports
Skuad Juventus Vs Lazio - Cristiano Ronaldo Dibawa, tetapi...

Skuad Juventus Vs Lazio - Cristiano Ronaldo Dibawa, tetapi...

Liga Italia
Link Live Streaming Bayern Muenchen Vs Dortmund, Kick-off 00.30 WIB

Link Live Streaming Bayern Muenchen Vs Dortmund, Kick-off 00.30 WIB

Sports
Olimpiade Tokyo, Imbas Perpanjangan Status Darurat Pandemi Covid-19

Olimpiade Tokyo, Imbas Perpanjangan Status Darurat Pandemi Covid-19

Sports
Piala Eropa, Rencana UEFA untuk 12 Stadion Penyelenggara bila Pandemi Masih Belum Terkendali

Piala Eropa, Rencana UEFA untuk 12 Stadion Penyelenggara bila Pandemi Masih Belum Terkendali

Internasional
komentar
Close Ads X