Kalahkan Persib hingga JDT, Persija Terpopuler di ASEAN

Kompas.com - 25/12/2020, 17:45 WIB
Atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno saat laga  Persija Jakarta vs PSM Makassar, Minggu (21/7/2019), Dok. Persija JakartaAtmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno saat laga Persija Jakarta vs PSM Makassar, Minggu (21/7/2019),

KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Asia ( AFC) memastikan ketenaran Persija Jakarta sebagai klub terpopuler di Asia Tenggara.

Kepastian tersebut setelah laman resmi AFC menggelar pemungutan suara atau polling yang berakhir pada Jumat (25/12/2020).

Persija mengalahkan sembilan klub lainnya yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Australia.

Klub-klub asal Indonesia menjadi yang terbanyak dalam 10 pilihan AFC tersebut.

Baca juga: Alasan PSSI Sempat Pilih Persija Jakarta daripada Persipura Jayapura

Mereka yakni Persija Jakarta, Persib Bandung, Arema FC, dan Persebaya Surabaya.

Kemudian, enam kontestan lainnya meliputi, Johor Darul Ta'zim FC (Malaysia), Perak FA (Malaysia), Hanoi FC (Vietnam), Hoang Anh Gia Lai FC (Vietnam), Buriram United (Thailand), dan Wester Sydney Wanderers (Australia).

Persija Jakarta menjadi klub paling terpopuler dengan mendapatkan suara sebanyak 32,5 persen.

Di posisi dua ada Johor Darul Ta'zim ( JDT) dengan raihan 29 persen suara.

Baca juga: PSSI Respons Protes Persipura soal Tiket Persija ke Piala AFC 2021

Sementara itu, Persib Bandung menduduki peringkat ketiga setelah memperoleh hasil 16,08 persen.

Sementara urutan keempat diisi oleh Perak FA dengan meraih 6,8 persen.

Halaman:


Sumber AFC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X