Kompas.com - 19/12/2020, 22:27 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali dan Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Rita Rogayah bersama rombongan saat meninjau lokasi pembangunan laboratorium anti-doping di Rumah Sakit Ortopedi Prof Dr R Soeharso Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/12/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIMenteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali dan Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Rita Rogayah bersama rombongan saat meninjau lokasi pembangunan laboratorium anti-doping di Rumah Sakit Ortopedi Prof Dr R Soeharso Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/12/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Solo, persisnya di kompleks Rumah Sakit Ortopedi R.Soeharso, akan ada laboratorium anti-doping milik pemerintah.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan hal tersebut, kemarin.

"Laboratorium anti-doping menjadi penting karena pemerintah Indonesia berkomitmen terhadap penegakan anti-doping," tutur Zainudin Amali.

Rencana pembangunan itu mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan.

Baca juga: PON Papua, Kerja Sama Anti-doping Diteken

"Saya harap rencana ini terwujud pada 2021," tutur Zainudin Amali.

Rencana itu disusul oleh permintaan sertifikasi kepada Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

Ada persiapan lahan seluas 700 meter persegi di bagian depan kompleks rumah sakit untuk laboratorium itu.

Bangunan Komite Olimpiade Rusia terlihat di Moskow, Rusia setelah Badan Anti-Doping Dunia (WADA) menyerahkan larangan empat tahun ke Rusia untuk acara olahraga besar termasuk Olimpiade Tokyo 2020 dan Piala Dunia 2022 pada 09 Desember 2019 Bangunan Komite Olimpiade Rusia terlihat di Moskow, Rusia setelah Badan Anti-Doping Dunia (WADA) menyerahkan larangan empat tahun ke Rusia untuk acara olahraga besar termasuk Olimpiade Tokyo 2020 dan Piala Dunia 2022 pada 09 Desember 2019

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.