Australia Open 2021, Belajar dari Dua Turnamen Besar

Kompas.com - 25/11/2020, 21:01 WIB
Novak Djokovic mengangkat trofi juara Australia Open 2020 setelah mengalahkan Dominic Thiem pada pertandingan final yang digelar di Rod Laver Arena, Melbourne, Minggu (2/2/2020). AFP/GETTY IMAGES/CAMERON SPENCERNovak Djokovic mengangkat trofi juara Australia Open 2020 setelah mengalahkan Dominic Thiem pada pertandingan final yang digelar di Rod Laver Arena, Melbourne, Minggu (2/2/2020).

MELBOURNE, KOMPAS.com - Opsi penundaan jadwal Australia Open 2021 hingga satu atau dua pekan dari jadwal semula mengemuka.

"Kita harus belajar dari dua turnamen besar yakni French Open dan Wimbledon," kata Menteri Olahraga dan Pariwisata Negara Bagian Victoria Martin Pakula.

"French Open ditunda berbulan-bulan dan akhirnya terlaksana," kata Pakula.

"Wimbledon yang akhir tidak terlaksana meski sudah direncanakan," imbuhnya.

Baca juga: Australia Open 2021, Kemungkinan Besar Ada Penundaan

Sebelumnya, muncul wacana perhelatan Australia Open 2021 kemungkinan besar akan ada penundaan.

Jadwal yang saat ini ditetapkan oleh Asosiasi Tenis Australia (TA) adalah pada 18 Januari 2021 hingga 31 Januari 2021.

Sofia Kenin berhasil meraih gelar juara Australian Open 2020 setelah mengalahkan Garbine Muguruza 4-6, 6-2, dan 6-2 pada pertandingan final yang digelar di Rod Laver Arena, Melbourne, pada Sabtu (1/2/2020).AFP/GETTY IMAGES/CAMERON SPENCER Sofia Kenin berhasil meraih gelar juara Australian Open 2020 setelah mengalahkan Garbine Muguruza 4-6, 6-2, dan 6-2 pada pertandingan final yang digelar di Rod Laver Arena, Melbourne, pada Sabtu (1/2/2020).

Lokasi pelaksanaan turnamen ada di Melbourne, ibu kota Negara Bagian Victoria.

Namun demikian, pemerintah Victoria masih mengukur terus perkembangan terkini pandemi corona yang hingga kini belum menunjukkan penurunan angka.

Melihat kenyataan itu, Martin Pakula membeberkan kemungkinan besar adanya penundaan.

"Potensi penundaan mungkin satu atau dua minggu," ujar Pakula.

Menteri Victoria Daniel Andrews saat memperingati 25 hari tanpa angka pertambahan infeksi corona di Victoria, Rabu (25/11/2020) memang mengatakan bahwa Australia Open bisa berlangsung.

Naomi Osaka Naomi Osaka

"Tapi para atlet petenis tetap wajib mengikuti karantina di Melbourne," kata Andrews.

Victoria menegaskan kebijakan karantina dengan protokol kesehatan ketat selama 14 hari bagi semua orang yang tiba di negara bagian itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X