Olimpiade Tokyo, Contoh Penempatan Atlet di Penampungan

Kompas.com - 06/11/2020, 23:59 WIB
Atlet BMX Indonesia sedang melakukan latihan untuk persiapan kualifikasi Olimpiade Tokyo. Latihan ini dilakukan sebelum merebaknya virus corona. Dok. PB ISSIAtlet BMX Indonesia sedang melakukan latihan untuk persiapan kualifikasi Olimpiade Tokyo. Latihan ini dilakukan sebelum merebaknya virus corona.

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang dalam menyambut perhelatan Olimpiade Tokyo 2021 menyiapkan skema penempatan atlet di penampungan maupun di hotel.

Kebijakan ini terkait dengan pencegahan pandemi corona semakin meluas.

"Misalnya, atlet dan ofisial akan ditempatkan dalam ditempatkan masing-masing per negara dalam satu lantai hotel," kata pernyataan pelaksana lokal Olimpiade Tokyo pada 2021, Tokyo 2020.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Selama di Jepang, Ada Kewajiban Tes Kesehatan bagi Atlet Asing

Saat ini, pada waktu terdekat, Jepang menggelar turnamen mini senam di Tokyo.

Turnamen akan berlangsung mulai Minggu (8/11/2020).

Medali Olimpiade Tokyo yang dibuat dari limbah elektronik. 6 juta di antaranya adalah limbah ponsel lawas yang diperoleh dari NTT DoCoMo.Engaget Medali Olimpiade Tokyo yang dibuat dari limbah elektronik. 6 juta di antaranya adalah limbah ponsel lawas yang diperoleh dari NTT DoCoMo.

Turnamen hanya diikuti 30 atlet senam dari empat negara.

Selain Jepang, para peserta berasal dari AS, China, dan Rusia.

Sejak awal, pada turnamen itu, Jepang menggelar protokol ketat pencegahan penyebaran pandemi corona.

Beberapa langkah yang diambil antara lain:

Pertama, semua atlet tamu harus melalui tes corona dalam jangka waktu 72 jam setiba mereka di Jepang.

Ilustrasi mencuci tangan, cuci tanganshutterstock Ilustrasi mencuci tangan, cuci tangan

Kedua, perjalanan ke Jepang mesti menggunakan pesawat khusus.

Ketiga, setiba di bandara Jepang, para atlet dan ofisial dipisahkan secara ketat dengan penumpang lain.

Keempat, seluruh atlet wajib mengikuti tes corona setiap hari selama berlaga di Jepang.

Kelima, selama di lokasi pertandingan, pergerakan atlet akan mendapatkan pembatasan.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X