Perbedaan Peran Pelatih dan Manajer di Sepak Bola

Kompas.com - 31/10/2020, 18:30 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, resmi terinfeksi virus corona. Arteta sempat bersalaman dengan pemilik Olympiakos, Evangelos Marinakis, yang belakangan juga diketahui positif Covid-19. JOHN SIBLEY/REUTERSManajer Arsenal, Mikel Arteta, resmi terinfeksi virus corona. Arteta sempat bersalaman dengan pemilik Olympiakos, Evangelos Marinakis, yang belakangan juga diketahui positif Covid-19.

KOMPAS.com - Ketika Unai Emery bergabung ke Arsenal pada Mei 2018, ia ditunjuk sebagai pelatih kepala, bukan manajer.

Ini sama seperti Maurizio Sarri di Chelsea. Pria asal Italia itu menjabat sebagai pelatih kepala.

Peran pelatih kepala dan manajer berbeda. Tidak hanya di sepak bola Inggris, tetapi juga di belahan dunia mana pun, termasuk Indonesia.

Mauricio Pochettino pernah merasakan menjabat sebagai pelatih maupun manajer di Tottenham Hotspur.

Baca juga: Klasemen Serie A Jelang Pekan ke-6: AC Milan di Puncak, Juventus di Luar 4 Besar

Awalnya, Pochettino ditunjuk sebagai pelatih kepala Spurs pada 2014 sebelum jabatan itu berganti menjadi manajer tim dua tahun kemudian, setelah ia memperpanjang kontrak bersama klub London Utara.

"Ini benar bahwa manajer memiliki arti yang beda dibanding pelatih kepala," ujar Pochettino kala itu, dilansir dari BBC.

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, memberi instruksi pada pertandingan final Liga Champions antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Stadion Metropolitano di Madrid pada 1 Juni 2019. BEN STANSALL/AFP Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, memberi instruksi pada pertandingan final Liga Champions antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Stadion Metropolitano di Madrid pada 1 Juni 2019.

Terbaru, Mikel Arteta juga merasakan pergantian jabatan di Arsenal menjelang bergulirnya Liga Inggris musim 2020-2021.

Arteta naik jabatan, dari semula menjadi pelatih kepala menjadi manajer tim.

"Arteta telah mendorong klub ini maju. Dia telah mengangkat semangat dan energi tim, serta penggemar Arsenal di seluruh dunia. Dia melakukan pekerjaan yang benar-benar fenomenal," ucap Kepala Eksekutif Sepak Bola Arsenal, Vinai Venkatesham.

"Jadi, kami mengubah jabatannya ke depan. Dia akan manajer tim," ucap Vinai melanjutkan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X