Lihat Teknik Kuncian Khabib Nurmagomedov, Presiden UFC Dibuat Takjub

Kompas.com - 25/10/2020, 15:05 WIB
Presiden UFC, Dana White. AFP/Logan RielyPresiden UFC, Dana White.

ABU DHABI, KOMPAS.com - Presiden UFC, Dana White, memuji penampilan Khabib Nurmagomedov saat mengalahkan Justin Gaethje pada UFC 254.

Duel Khabib vs Gaethje dan keseluruhan main card UFC 254 dihelat di Pulau Yas, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (25/10/2020) dini hari WIB.

Khabib sukses mengalahkan Gaethje pada ronde kedua dengan cara submission atau kuncian yang mengarah ke leher.

Kemenangan itu membuat rekor tak terkalahkan Khabib sebagai petarung MMA masih lestari dengan rincian 29-0 (13 di UFC).

Baca juga: Khabib Kalahkan Gaethje, Cristiano Ronaldo Beri Ucapan Menyentuh

Khabib juga berhasil mempertahankan sabuk juara lightweight atau kelas ringan UFC untuk ketiga kalinya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seusai mengalahkan Gaethje, Khabib membuat pengumuman mengejutkan ketika memutuskan pensiun sebagai atlet MMA.

Khabib memutuskan pensiun karena sudah berjanji kepada ibunya untuk tidak bertarung lagi tanpa didampingi oleh mendiang ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov.

Menanggapi keputusan Khabib, Dana White mengaku tidak bisa berbuat banyak dan memilih menghormati sekaligus memuji penampilan petarung asal Rusia itu.

Dana White menilai performa Khabib saat mengalahkan Gaethje adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah UFC.

Baca juga: Khabib Nurmagomedov Menang lalu Pensiun, McGregor Bereaksi

"Mari kita mulai dengan dua menit awal ronde pertama. Kedua petarung sudah saling serang. Khabib langsung menunjukkan kekuatan pukulannya," kata Dana White dikutip dari situs MMA Fighting.

"Khabib kemudian melakukan apapun yang bisa dia lakukan untuk menang. Ketika dia mencoba menggunakan armbar (teknik mengunci tangan) pada ronde pertama, saya seperti 'Oh Tuhan, dia akan menggunakan teknik itu'," ucap Dana White.

"Kemudian pada ronde kedua, Khabib tidak berhenti melakukan serangan," ujar Dana White menambahkan.

"Terkait cara kemenangannya, Khabib merobohkan Gaethje, mengambilnya, dan mencekiknya. Itu sangat luar biasa," tutur Dana White.

"Khabib adalah orang paling 'kejam' yang ada di dunia ini," ucap Dana White.

Baca juga: Pesan Khabib Nurmagomedov untuk Gaethje: Hormatilah Orang Tuamu

Seusai mengalahkan Gaethje, Khabib terlihat sangat emosional dan menangis cukup lama di tengah Octagon.

Petarung dengan julukan The Eagle itu kemudian melepaskan sarung tangan sebagai tanda dirinya pensiun.

Duel melawan Gaethje adalah penampilan pertama Khabib Nurmagomedov tanpa didampingi oleh ayah sekaligus pelatihnya, Abdulmanap Nurmagomedov.

Abdulmanap meninggal dunia pada 3 Juli 2020 karena komplikasi penyakit, termasuk salah satunya Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X