Komentar Bijak Sergio Busquets Usai Barcelona Tumbang di Markas Getafe

Kompas.com - 18/10/2020, 09:28 WIB
Gelandang Spanyol Barcelona Ansu Fati (kiri) melakukan pemotretan saat pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Getafe dan Barcelona di stadion Coliseum Alfonso Perez di Getafe, selatan Madrid, pada 17 Oktober 2020. AFP/GABRIEL BOUYSGelandang Spanyol Barcelona Ansu Fati (kiri) melakukan pemotretan saat pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Getafe dan Barcelona di stadion Coliseum Alfonso Perez di Getafe, selatan Madrid, pada 17 Oktober 2020.

KOMPAS.com - Barcelona menelan kekalahan dari tuan rumah Getafe pada pertandingan jornada keenam LaLiga atau kompetisi teratas Liga Spanyol.

Laga Getafe vs Barcelona yang digelar di Stadion Coliseum Alfonso Perez pada Minggu (18/10/2020) dini hari WIB berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Gol tunggal Getafe pada pertandingan tersebut dicetak oleh Jaime Mata melalui titik putih pada menit ke-56.

Wasit Cesar Soto Grado memberikan penalti kepada Getafe setelah Frenkie de Jong dinilai melanggar Djene Dakonam di dalam kotak terlarang.

Baca juga: Getafe Vs Barcelona, Lionel Messi dkk Tumbang!

Kesempatan emas itu tak disia-siakan oleh Jaime Mata yang maju sebagai algojo penalti. Tendangan kaki kanan Mata sukses menaklukkan kiper Barcelona, Neto.

Namun, hadiah penalti kepada Getafe yang berhasil dituntaskan oleh Jaime Mata mengundang kritikan dari pelatih Barcelona, Ronald Koeman.

Menurut Koeman, pelanggaran De Jong terhadap Dakonam seharusnya tidak berbuah penalti.

"Saya tidak tahu apakah itu penalti, saya harus melihatnya kembali. Saya tidak tahu apakah ada VAR malam ini," kata Koeman dikutip dari Mundo Deportivo.

Selain penalti untuk Getafe, keputusan wasit Cesar Soto Grado lainnya yang menjadi sorotan dari pihak Barcelona adalah ketika ia tidak memberikan hukuman lebih berat kepada Allan Nyom yang menyikut wajah Lionel Messi.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Spanyol, Madrid dan Barcelona Kompak Kalah

"Saya tidak suka berbicara tentang wasit. Jika Anda menonton pertandingan, dan melihat pelanggaran serta kartu, masing-masing orang bisa menarik kesimpulannya sendiri," ucap Koeman.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X