Paralayang, Simbol Aktif Kembalinya Olahraga Petualangan

Kompas.com - 17/10/2020, 22:00 WIB
Atlet paralayang telah mengudara selepas landas dari Bukit Paralayang Watugupit, Bantul, Yogyakarta, Kamis (23/1/2020). Paskalis DwiwandaAtlet paralayang telah mengudara selepas landas dari Bukit Paralayang Watugupit, Bantul, Yogyakarta, Kamis (23/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Paralayang yang memulai kegiatannya mulai Sabtu (17/10/2020) di tengah pandemi corona menjadi simbol aktif kembalinya cabang olahraga petualangan, tantangan, dan wisata (PTW).

Ada empat lagi cabang olahraga PTW selain aralayang yakni menyelam (diving), berperahu (rafting), lari (runing), dan jalan kaki ke pegunungan (hiking).

Baca juga: Ikut Lomba Paralayang Virtual, Ini 6 Lokasinya

Kelima cabang itu sendiri sudah memiliki buku resmi panduan protokol kesehatan menghadapi pandemi Covid-19.

ILUSTRASI - Diving di Kepulauan Seribu, JakartaShutterstock/Sonny Fahmiharky ILUSTRASI - Diving di Kepulauan Seribu, Jakarta

Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) membuat terobosan penyelenggaraan lomba paralayang virtual di tengah pandemi corona.

"Ini pertama kali di dunia," kata FASI mengklaim kegiatan tersebut.

Baca juga: Lomba Paralayang Virtual, Terobosan FASI di Tengah Pandemi

Kegiatan ini bertajuk "Virtual Paragliding Festival".

Pusat kegiatan ada di Bukit Kampung Toga, Sumedang dan dilaksanakan dua hari mulai Sabtu (17/10/2020).

Nomor yang digelar adalah nomor ketepatan.

Paralayang Gunung Banyak.https://pesona.travel Paralayang Gunung Banyak.

Konsep lomba adalah dengan cara peserta cukup memilih lokasi lomba yang terdekat dengan lokasinya.

Ada enam lokasi lomba yang disediakan.

Kemudian, lomba dilaksanakan serentak di seluruh lokasi,

Sebanyak 100 pilot asal 12 negara, peserta Piala Asia Lintas Alam Paralayang II 2017, 11-14 Agustus, akan terbang dari Gunung Mas, Puncak, hingga Danau Lido, Sukabumi dan kawasan Sentul, Jawa Barat. Tagor Siagian/FASI Sebanyak 100 pilot asal 12 negara, peserta Piala Asia Lintas Alam Paralayang II 2017, 11-14 Agustus, akan terbang dari Gunung Mas, Puncak, hingga Danau Lido, Sukabumi dan kawasan Sentul, Jawa Barat.

"Hasil lomba dikirim ke pusat data FASI secara real time dan menjadi hasil pertandingan yang valid," kata Ketua Paralayang Indonesia Wahyu Yudha.

Jumlah peserta yang ikut ambil bagian ada 400 orang.

Selain di Sumedang, 5 lokasi lomba ada di Gunung Mas (Puncak, Jawa Barat), Lengkong (Wonosobo Jawa Tengah), Kemuning (Karang Anyar Jawa Tengah), Gunung Banyak (Batu Jawa Timur), dan Macau Duo (Tanah Datar Sumatra Barat).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X