Kompas.com - 17/10/2020, 20:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) membuat terobosan penyelenggaraan lomba paralayang virtual di tengah pandemi corona.

"Ini pertama kali di dunia," kata FASI mengklaim kegiatan tersebut.

Baca juga: Bakal Ada Wisata Paralayang di Sukabumi, Bisa Lihat Geopark Ciletuh dari Atas

Kegiatan ini bertajuk "Virtual Paragliding Festival".

Atlet Paralayang saat PON 2018 di Kampung Toga, Sumedang Selatan, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (19/6/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.comKOMPAS.com/AAM AMINULLAH Atlet Paralayang saat PON 2018 di Kampung Toga, Sumedang Selatan, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (19/6/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

Pusat kegiatan ada di Bukit Kampung Toga, Sumedang dan dilaksanakan dua hari mulai Sabtu (17/10/2020).

Nomor yang digelar adalah nomor ketepatan.

Konsep lomba adalah dengan cara peserta cukup memilih lokasi lomba yang terdekat dengan lokasinya.

Foto udara kawasan Bukit Nyuling, Tumbang Talaken Manuhing, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis (25/7/2019). Daerah yang menjadi bakal calon Ibu Kota Negara itu telah ditinjau oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Mei lalu saat mengecek kelaikan lokasi terkait wacana pemindahan Ibu Kota Negara.ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A Foto udara kawasan Bukit Nyuling, Tumbang Talaken Manuhing, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis (25/7/2019). Daerah yang menjadi bakal calon Ibu Kota Negara itu telah ditinjau oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Mei lalu saat mengecek kelaikan lokasi terkait wacana pemindahan Ibu Kota Negara.

Ada enam lokasi lomba yang disediakan.

Kemudian, lomba dilaksanakan serentak di seluruh lokasi,

"Hasil lomba dikirim ke pusat data FASI secara real time dan menjadi hasil pertandingan yang valid," kata Ketua Paralayang Indonesia Wahyu Yudha.

Jumlah peserta yang ikut ambil bagian ada 400 orang.

Paralayang Gunung Banyak.https://pesona.travel Paralayang Gunung Banyak.

Selain di Sumedang, 5 lokasi lomba ada di Gunung Mas (Puncak, Jawa Barat), Lengkong (Wonosobo Jawa Tengah), Kemuning (Karang Anyar Jawa Tengah), Gunung Banyak (Batu Jawa Timur), dan Macau Duo (Tanah Datar Sumatra Barat).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.