Legenda Atletik Eduardus Nabunome Dimakamkan Hari ini di NTT

Kompas.com - 16/10/2020, 14:25 WIB
Pigura foto di dinding rumah duka almarhum Eduardus Nabunone pada Senin (12/10/2020) malam. 

Mencatatkan rekor marathon 2 jam, 20 menit, 17 detik, Eduardus Nabunone memecahkan rekor SEA Games XVIII atas nama Suyono dengan rekor 2 jam, 21 menit, 02 detik.

Eduardus Nabunone, mantan pelari jarak jauh pada era 1980-an tutup usia malam ini, pukul 21.20 WIB, Senin (12/10/2020).

Kurniasih BudiPigura foto di dinding rumah duka almarhum Eduardus Nabunone pada Senin (12/10/2020) malam. Mencatatkan rekor marathon 2 jam, 20 menit, 17 detik, Eduardus Nabunone memecahkan rekor SEA Games XVIII atas nama Suyono dengan rekor 2 jam, 21 menit, 02 detik. Eduardus Nabunone, mantan pelari jarak jauh pada era 1980-an tutup usia malam ini, pukul 21.20 WIB, Senin (12/10/2020).

KUPANG, KOMPAS.com - Jenazah Eduardus Nabunome, legenda atletik Indonesia tiba di Soe, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (15/10/2020) siang.

Jenazah mantan pelari maraton Indonesia itu diterbangkan dari Jakarta pada Rabu (14/12/2020) pukul 22.45 WIB.

Setelah tiba di Soe, jenazah lalu disemayamkan semalam di rumah jabatan Wakil Bupati TTS.

Bupati TTS, Epy Tahun, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (16/10/2020), mengatakan bahwa jenazah Eduardus dimakamkan di Desa Kaeneno, Kecamatan Fautmolo.

Baca juga: Eduardus Nabunome, Si Pencetak Hattrick SEA Games Itu Kini Telah Tiada

"Jenazah Bapak Eduardus akan dimakamkan sebentar siang pukul 14.00 WITA," kata Epy.

Pemakaman Eduardus akan dihadiri pula oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Sebelumnya diberitakan, Eduardus Nabunome, mantan pelari jarak jauh pada era 1980-an, tutup usia, pukul 21.20 WIB, Senin (12/10/2020).

Pada sehari sebelumnya, Minggu (11/10/2020), pria yang karib disapa Edu itu dirawat di RS Jantung Harapan Kita

"Coach Edu terkena serangan jantung saat latihan di kawasan Gelora Bung Karno," kata Kurniasih Budi kepada Kompas.com, salah satu orangtua siswa Eduard Atletik Club, tempat Eduardus Nabunome melatih talenta-talenta muda olahraga atletik di kawasan di tempat tinggalnya.

Pada masanya, ia adalah pelari dengan raihan prestasi di nomor 10.000 meter.

Baca juga: Selamat Jalan Eduardus Nabunome, Rekormu Abadi...

Edu mencatatkan 14 rekor lari jarak jauh dan menengah pada periode 1980-1990.

Dari jumlah itu, 5 rekor nasional masih bertahan atas namanya.

Almarhum Edu meninggalkan seorang istri, Marcelina Ina N Piran, dan enam orang anak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BWF World Tour Finals, Choi/Seo Masih Jadi 'Kuburan' Ahsan/Hendra

BWF World Tour Finals, Choi/Seo Masih Jadi "Kuburan" Ahsan/Hendra

Sports
Jelang Spurs Vs Liverpool, Mourinho Sindir Sikap Klopp yang Suka Murka

Jelang Spurs Vs Liverpool, Mourinho Sindir Sikap Klopp yang Suka Murka

Liga Inggris
Pelatih Khabib: Kok McGregor Tak Siap Hadapi Tendangan Poirier?

Pelatih Khabib: Kok McGregor Tak Siap Hadapi Tendangan Poirier?

Sports
BWF World Tour Finals, Ahsan/Hendra Ditundukkan Wakil Korea Selatan

BWF World Tour Finals, Ahsan/Hendra Ditundukkan Wakil Korea Selatan

Badminton
Kata Frenkie de Jong Usai Jadi Penentu Kemenangan Barcelona di Copa del Rey

Kata Frenkie de Jong Usai Jadi Penentu Kemenangan Barcelona di Copa del Rey

Sports
Pengakuan Wakil Korea: Greysia Polii Senior, Kecepatan Bermainnya...

Pengakuan Wakil Korea: Greysia Polii Senior, Kecepatan Bermainnya...

Badminton
Isi Hati McGregor Usai Dihajar Poirier dan Dipaksa Menepi Maksimal 6 Bulan

Isi Hati McGregor Usai Dihajar Poirier dan Dipaksa Menepi Maksimal 6 Bulan

Sports
Respons Ole Gunnar Solskjaer Ketika Anthony Martial Dihujani Kritik

Respons Ole Gunnar Solskjaer Ketika Anthony Martial Dihujani Kritik

Sports
Solskjaer Usai Man United Dipermalukan: Tak Ada Waktu Kasihani Diri Sendiri

Solskjaer Usai Man United Dipermalukan: Tak Ada Waktu Kasihani Diri Sendiri

Liga Inggris
Link Live Streaming BWF World Tour Finals - Anthony Vs Chou Tien Chen, Siapa Unggul?

Link Live Streaming BWF World Tour Finals - Anthony Vs Chou Tien Chen, Siapa Unggul?

Badminton
Satu Hal yang Buat Tuchel Optimistis Usai Jalani Debut bersama Chelsea

Satu Hal yang Buat Tuchel Optimistis Usai Jalani Debut bersama Chelsea

Liga Inggris
5 Fakta di Balik Kekalahan Man United dari Sheff United

5 Fakta di Balik Kekalahan Man United dari Sheff United

Sports
Link Live Streaming BWF World Tour Finals, Ginting Siap Tempur Lawan Chou Tien Chen

Link Live Streaming BWF World Tour Finals, Ginting Siap Tempur Lawan Chou Tien Chen

Badminton
Debut Thomas Tuchel di Chelsea, Ada Rekor dan Warna Conte-Sarri Ball

Debut Thomas Tuchel di Chelsea, Ada Rekor dan Warna Conte-Sarri Ball

Liga Inggris
Juventus Vs SPAL, Si Nyonya Besar Serius Buru Trofi Coppa Italia

Juventus Vs SPAL, Si Nyonya Besar Serius Buru Trofi Coppa Italia

Sports
komentar
Close Ads X