Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/10/2020, 19:15 WIB

KOMPAS.com - Bos Yamaha, Lin Jarvis, mengemukakan permasalahan yang menyebabkan Valentino Rossi hanya mendapat kontrak satu tahun di Petronas Yamaha SRT.

Rossi resmi menjadi bagian Petronas Yamaha SRT untuk MotoGP 2021 mendatang.

Di balik kontraknya yang hanya semusim, ada sedikit permasalahan baik dari Rossi pribadi maupun Petronas Yamaha.

Lin Jarvis menyebut Rossi memilih kontrak satu tahun karena ingin melihat terlebih dahulu performanya pada MotoGP 2021.

Sementara pihak Petronas, kata Lin Jarvis, punya permasalahan dalam hal merekrut pebalap.

Baca juga: Ketakutan Valentino Rossi pada MotoGP 2020 Diamini Joan Mir

"Alasannya lebih sederhana dan menyangkut hubungan antara Yamaha dan tim satelit Petronas."

"Valentino Rossi setuju dan memahami situasi yang kami hadapi ini," kata Lin Jarvis dikutip dari situs Tuttomotoriweb.

"Kami tak bisa memberikan kontrak kepada pebalap tim satelit jika kami sendiri tak yakin apakah masih akan tetap memiliki tim satelit tersebut," ujar dia melanjutkan.

Sehingga, lanjut dia, terlalu beresiko jika merekrut pebalap dengan durasi kontrak yang lebih lama.

Baca juga: Pol Espargaro: Valentino Rossi Bukan Panutan Saya

"Kami sebenarnya sudah melakukan beberapa pertemuan dan ingin bersama setidaknya hingga tahun 2026," ujar dia.

"Namun, belum ada kesepakatan tertulis," lanjut bos Yamaha, Lin Jarvis.

"Itulah mengapa kami belum menyertakan opsi perpanjangan kontrak hingga tahun 2022 kepada Valentino Rossi," terangnya.

"Kami tak bisa semena-menang menulis kontrak musim (2022) dengan Petronas tanpa dokumen yang menyatakan bahwa Petronas masih jadi bagian dari Yamaha," tandasnya.

Baca juga: Musim Depan Pakai Motor Bekas Valentino Rossi, Fabio Quartararo Merasa Aneh

Kendati begitu, Lin Jarvis juga mengatakan Yamaha tak memiliki masalah yang membuat hubungan mereka dengan Petronas kandas.

"Ini hanya masalah birokrasi dan jadwal yang harus kami hormati. Ketika membahas masalah kontrak maka harus berdasarkan hitam di atas putih," ujarnya.

"Valentino Rossi ingin mengevaluasi lebih dulu hasil MotoGP 2021 dan perasaannya setelah balapan perdana, musim depan," kata Lin Jarvis.

"Jika dia merasa ingin tetap balapan, lalu Petronas dan Yamaha masih bersama, dia akan mengambil opsi tersebut. Kami akan senang jika bisa terus bersama," tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berdiri di Puncak Top Skor Liga 1, Penyerang Persib Ungkap Ambisinya

Berdiri di Puncak Top Skor Liga 1, Penyerang Persib Ungkap Ambisinya

Liga Indonesia
Resmi: Egy Maulana Vikri Kembali ke Indonesia, Gabung Dewa United

Resmi: Egy Maulana Vikri Kembali ke Indonesia, Gabung Dewa United

Liga Indonesia
Jadwal Liga 1 Hari Ini: PSM Vs RANS, Borneo Vs Persik, Arema Vs Bali United Ditunda

Jadwal Liga 1 Hari Ini: PSM Vs RANS, Borneo Vs Persik, Arema Vs Bali United Ditunda

Liga Indonesia
Suasana Semakin Tak Kondusif, Manajemen Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Tim

Suasana Semakin Tak Kondusif, Manajemen Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Tim

Liga Indonesia
Jonatan Christie: Lewati Jalan Sulit, Tetap Percaya, Akhirnya Juara

Jonatan Christie: Lewati Jalan Sulit, Tetap Percaya, Akhirnya Juara

Sports
Kesaksian Satpam Kandang Singa soal Detik-detik Kerusuhan

Kesaksian Satpam Kandang Singa soal Detik-detik Kerusuhan

Liga Indonesia
Total Hadiah Juara Indonesia Masters 2023: Jojo dan Leo/Daniel Raih Ratusan Juta Rupiah

Total Hadiah Juara Indonesia Masters 2023: Jojo dan Leo/Daniel Raih Ratusan Juta Rupiah

Badminton
Cara Leo/Daniel Rayakan Gelar Juara Indonesia Masters 2023

Cara Leo/Daniel Rayakan Gelar Juara Indonesia Masters 2023

Sports
Sukses Curi Tiga Poin di Kandang Madura United, Aji Santoso Beberkan Resep Rahasia

Sukses Curi Tiga Poin di Kandang Madura United, Aji Santoso Beberkan Resep Rahasia

Liga Indonesia
Indonesia Masters 2023: Apresiasi Presiden Jokowi untuk Jojo, Chico, dan Leo/Daniel

Indonesia Masters 2023: Apresiasi Presiden Jokowi untuk Jojo, Chico, dan Leo/Daniel

Badminton
Head to Head PSIS Vs Persib, Mahesa Jenar Sulit Menang

Head to Head PSIS Vs Persib, Mahesa Jenar Sulit Menang

Liga Indonesia
3 Fakta Final Indonesia Masters 2023: An Se-young Hattrick, Jojo Akhiri Penantian

3 Fakta Final Indonesia Masters 2023: An Se-young Hattrick, Jojo Akhiri Penantian

Badminton
Novak Djokovic Juara Australian Open 2023: Menangis di Final, Samai Rekor Rafael Nadal

Novak Djokovic Juara Australian Open 2023: Menangis di Final, Samai Rekor Rafael Nadal

Sports
Klasemen Liga Spanyol, Real Madrid Gagal Pepet Barcelona

Klasemen Liga Spanyol, Real Madrid Gagal Pepet Barcelona

Liga Spanyol
Jonatan Christie Juara Indonesia Masters 2023: 3 Kali Terima Kasih untuk Sang Pelatih

Jonatan Christie Juara Indonesia Masters 2023: 3 Kali Terima Kasih untuk Sang Pelatih

Sports
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+