Cara KONI Siapkan Atlet Capai Puncak Performa

Kompas.com - 30/09/2020, 22:09 WIB
Atlet angkat besi Indonesia Windy Cantika Aisah mengangkat beban dalam pertandingan Angkat Besi 49Kg Wanita kategori Snatch SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Senin (2/12/19). Windy Cantika Aisah berhasil mengangkat total beban tertinggi 190Kg sehingga meraih medali emas. ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANAAtlet angkat besi Indonesia Windy Cantika Aisah mengangkat beban dalam pertandingan Angkat Besi 49Kg Wanita kategori Snatch SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Senin (2/12/19). Windy Cantika Aisah berhasil mengangkat total beban tertinggi 190Kg sehingga meraih medali emas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI) Pusat menerapakn cara menyiapkan para atlet capai puncak performa.

Salah satunya, kata Ketua KONI Pusat Marciano Norman adalah program ulang pembinaan.

Hal ini diwujudkan melalui para pelatih.

Dampak dari virus Corona ajang balap sepeda Tour de Bintan 2020 terpaksa ditunda yang rencananya akan digelar pada 27-29 Maret 2020. Hal ini dilakukan karena untuk keselamatan para peserta dan masyarakat. Bahkan dari penundaan ini, pihak pelaksana terpaksa menelan kerugian mencapai 5000 US Dollar atau setara Rp 7 miliar.DOK PANITIA Dampak dari virus Corona ajang balap sepeda Tour de Bintan 2020 terpaksa ditunda yang rencananya akan digelar pada 27-29 Maret 2020. Hal ini dilakukan karena untuk keselamatan para peserta dan masyarakat. Bahkan dari penundaan ini, pihak pelaksana terpaksa menelan kerugian mencapai 5000 US Dollar atau setara Rp 7 miliar.

Baca juga: Akhir September, KONI Sulsel Lakukan Tes Fisik Atlet

"Saya berharap para pelatih melakukan program ulang pembinaan," kata Marciano dalam jumpa virtual bersama pelatih dari 12 cabang olahraga, kemarin.

Para atlet nasional cabang olahraga atletik menjalani sesi latihan di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta.Dok. Kemenpora Para atlet nasional cabang olahraga atletik menjalani sesi latihan di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta.

Selama tujuh bulan ini, Marciano mengungkapkan bahwa ada kecenderungan para atlet jenuh.

"Di sinilah para pelatih harus kreatif menentukan menu latihan," kata Marciano.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X