Legenda Man United Paul Scholes Kenang Momen Kala Lionel Messi 'Menipunya'

Kompas.com - 13/09/2020, 22:10 WIB
Lionel Messi merayakan gol yang dicetaknya dalam laga leg kedua babak 16 besar antara Barcelona dan Napoli di Stadion Camp Nou, Sabtu (8/8/2020) atau Minggu (9/8/2020) dini hari WIB. AFP/LUIS GENELionel Messi merayakan gol yang dicetaknya dalam laga leg kedua babak 16 besar antara Barcelona dan Napoli di Stadion Camp Nou, Sabtu (8/8/2020) atau Minggu (9/8/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com -  Legenda Manchester United, Paul Scholes, mengenang momen terbaik saat dia berhadapan dengan Lionel Messi.

Paul Scholes membela Manchester United selama 20 tahun sejak 1993 hingga 2013.

Selama kariernya, Paul Scholes sudah pernah berbagi lapangan dengan mantan pemain legendaris seperti Xavi Hernandez, Eric Cantona, Zinedine Zidane, dan Andrea Pirlo.

Dia juga pernah merasakan setim dengan Cristiano Ronaldo dan melawan pemain andalan Barcelona, Lionel Messi.

Baca juga: Bukti Lionel Messi Punya Pengaruh di Barcelona

Kendati demikian, Paul Scholes menilai Lionel Messi masih menjadi pemain terbaik daripada nama-nama di atas, termasuk Cristiano Ronaldo.

"Saya memikirkan para pemain hebat yang pernah berbagi lapangan dengan saya: Eric Cantona, Zinedine Zidane, (Andrea) Pirlo, Xavi (Hernandez), dan yang terbaik dari mereka semua adalah Messi," tulis Paul Scholes di kolomnya untuk The Independent, seperti dilansir dari Sport Bible.

Paul Scholes yang dianggap sebagai gelandang terbaik sepanjang itu sudah pernah berhadapan sebanyak empat kali dengan Lionel Messi sepanjang kariernya.

Namun, pria berusia 45 tahun itu mengungkapkan satu momen saat berhadapan dengan Lionel Messi yang tidak akan pernah bisa dia lupakan. 

Momen itu terjadi saat Man United menjamu Barcelona di Stadion Old Trafford pada leg kedua Liga Champions 2008.

Baca juga: Van de Beek Main 90 Menit, Man United Kalah pada Laga Uji Coba

"Itu adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan. Dia melewati saya, saya menjulurkan kaki, dan Lionel Messi terjatuh," kata Paul Scholes.

"Itu terjadi di Old Trafford pada tahun 2008 di leg kedua semifinal Liga Champions. Meski kami menang 1-0, tetapi saya melanggarnya di dekat area kami."

"Namun, saya tidak akan pernah melupakan ketika pesepak bola terbaik di dunia mengecoh saya sehingga saya harus melanggar dia."

"Seharusnya itu menjadi penalti untuk Barcelona dan gol tandang akan memenangkan mereka. Namun, untuk beberapa alasan wasit tidak memberikannya, permainan berlanjut dan bahkan Messi tidak membuat banyak keributan," tutur Paul Scholes.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X