Liverpool dan AS Roma Ikut Terseret dalam Drama Lionel Messi di Barcelona

Kompas.com - 06/09/2020, 04:44 WIB
Penyerang Barcelona, Lionel Messi, tertunduk setelah dikalahkan Bayern Muenchen 2-8 pada perempat final Liga Champions 2019-2020. FRANK HOERMANN / SVEN SIMON / VIA / AUGENKLICK/FOTOAGENTUR SVEN SIMO / DPA PICTURE-ALLIANCE VIA AFPPenyerang Barcelona, Lionel Messi, tertunduk setelah dikalahkan Bayern Muenchen 2-8 pada perempat final Liga Champions 2019-2020.

KOMPAS.com - Megabintang Barcelona, Lionel Messi, telah memutuskan untuk tetap bertahan di Camp Nou.

Sebelumnya Messi berada dalam drama penuh perdebatan dengan Barcelona, yakni hasrat ingin hengkang.

La Pulga, julukan Messi, beberapa kali dikabarkan akan pergi dari Barcelona, khususnya ketika menelan kekalahan di pentas Liga Champions.

Kapten timnas Argentina itu sedari dulu menginginkan koleksi trofi Liga Champions, tetapi pil pahit kerap datang kepadanya.

Baca juga: Usai Amankan Messi, Ronald Koeman Siap Pakai Dana Rp 785 Miliar

Pil pahit itulah yang membuat dirinya ingin pergi dari Barcelona dan bergabung dengan tim lain yang berpotensi meraih trofi Liga Champions.

"Saya lalu menjelaskan keinginan berkompetisi di level tertinggi, memenangkan gelar juara, bersaing di Liga Champions," kata Messi dalam wawancara eksklusif bersama Goal.

"Urusan menang atau tidak adalah perkara lain, karena untuk menjadi juara sangat sulit tetapi kita harus tetap bersaing," ujar dia.

Sementara di pentas tertinggi Benua Eropa itu, La Pulga kerap merasakan sakit hati.

Baca juga: Lionel Messi: Barcelona Tak Punya Prospek Cerah

Bukan karena tak pernah mengangkat trofi. Messi bersama Barca sudah merasakan empat kali mengangkat Si Kuping Lebar.

Tepatnya pada musim 2005/2006, 2008/2009, 2010/2011, dan 2014/2015.

Akan tetapi, ekpektasi dan hasrat yang begitu tinggi, kemudian kandas lewat epic comeback, membuat Lionel Messi sakit lahir batin.

"Setidaknya mampu bersaing dan tidak hancur berantakan di Roma, Liverpool atau Lisbon," kata Messi.

Ya, Messi dan Barcelona seakan hancur lebur ketika melawan AS Roma, Liverpool, dan terakhir Bayern Muenchen di Lisbon, Portugal.

Baca juga: Lionel Messi Pilih Bertahan, Nasib Presiden Barcelona di Ujung Tanduk

Bagaimana tidak, kemenangan di depan mata sirna begitu saja.

Melawan AS Roma pada perempat final Liga Champions, Barca unggul 4-1 pada leg pertama di Camp Nou. Jarak tiga gol tentu sulit dikejar.

Tetapi keajaiban untuk AS Roma, dan bencana bagi Lionel Messi di Liga Champions musim 2017/2018.

Kemudian melawan Liverpool yang identik dengan tendangan sudut Trent Alexnder-Arnold di Anfiled Stadium.

Nasibnya hampir sama, Barcelona unggul 3-0 pada leg pertama, lalu tumbang 0-4 di kandang Liverpool pada leg kedua semifinal Liga Champions 2018-2019.

Baca juga: Ini Laga Pertama Lionel Messi Usai Rujuk dengan Barcelona

Teranyar adalah kekalahan mengenaskan 2-8 dari Bayern Muenchen.

Kekalahan tersebut membuat Barca hancur luar dalam, banyak direksi pemangku jabatan di manajemen dipecat hingga pemain yang dibuang, termasuk pelatih Quique Setien yang disingkirkan usai kalah memalukan.

"Semua itu membuat saya mengarah pada satu keputusan untuk pergi," tegas dia.



Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Robert Rene Alberts, Juru Taktik Persib asal Belanda

Profil Robert Rene Alberts, Juru Taktik Persib asal Belanda

Sports
'Big Six' Liga Inggris Ikut European Super League, Sanksi UEFA Menanti

"Big Six" Liga Inggris Ikut European Super League, Sanksi UEFA Menanti

Liga Inggris
Profil Andritany Ardhiyasa, Benteng Terakhir Persija Menuju Final Piala Menpora

Profil Andritany Ardhiyasa, Benteng Terakhir Persija Menuju Final Piala Menpora

Sports
12 Tim Elite Disebut Ikut European Super League, UEFA Siapkan Sanksi Tegas

12 Tim Elite Disebut Ikut European Super League, UEFA Siapkan Sanksi Tegas

Liga Champions
5 Kata-kata Bijak Lionel Messi

5 Kata-kata Bijak Lionel Messi

Sports
Klasemen Liga Italia - Inter Biarkan Milan Mendekat, Juventus Melorot

Klasemen Liga Italia - Inter Biarkan Milan Mendekat, Juventus Melorot

Liga Italia
Hasil Liga Italia - Gol Bunuh Diri Jadi Penentu Nasib Duo Milan, Juventus Tumbang

Hasil Liga Italia - Gol Bunuh Diri Jadi Penentu Nasib Duo Milan, Juventus Tumbang

Liga Italia
Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol - Atletico Pesta Gol, Madrid Loyo

Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol - Atletico Pesta Gol, Madrid Loyo

Liga Spanyol
Tangis Haru Marc Marquez Usai MotoGP Portugal 2021

Tangis Haru Marc Marquez Usai MotoGP Portugal 2021

Motogp
Getafe Vs Real Madrid Imbang, Los Blancos Gagal Tempel Atletico Madrid

Getafe Vs Real Madrid Imbang, Los Blancos Gagal Tempel Atletico Madrid

Liga Spanyol
PSS Vs Persib - Maung Bandung Bidik Rekor Tanpa Kalah di Piala Menpora

PSS Vs Persib - Maung Bandung Bidik Rekor Tanpa Kalah di Piala Menpora

Liga Indonesia
Hasil Napoli Vs Inter Milan, Calon Terkuat Scudetto Hanya Curi Satu poin

Hasil Napoli Vs Inter Milan, Calon Terkuat Scudetto Hanya Curi Satu poin

Liga Italia
Piala Menpora Lancar, Zainudin Amali Yakin Izin Liga 1 Akan Terbit

Piala Menpora Lancar, Zainudin Amali Yakin Izin Liga 1 Akan Terbit

Liga Indonesia
PSS Vs Persib: Super Elang Jawa Habis-habisan demi Cari Jalan ke Final

PSS Vs Persib: Super Elang Jawa Habis-habisan demi Cari Jalan ke Final

Liga Indonesia
PSS Vs Persib - Kabar soal Tampil Tidaknya Wander Luiz dan Ezra Walian

PSS Vs Persib - Kabar soal Tampil Tidaknya Wander Luiz dan Ezra Walian

Liga Indonesia
komentar
Close Ads X