Perjuangan Membawa Pencak Silat ke Ajang Olimpiade

Kompas.com - 16/08/2020, 04:20 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, resmi membuka Indonesia Open International Virtual Pencak Silat Tournament Jurus Tunggal dan Beregu. Dok. KemenporaMenteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, resmi membuka Indonesia Open International Virtual Pencak Silat Tournament Jurus Tunggal dan Beregu.

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora) Zainudin Amali resmi membuka Indonesia Open International Virtual Pencak Silat Tournament Jurus Tunggal dan Beregu di Jakarta, Sabtu (15/8/2020).

Turnamen tersebut merupakan langkah pertama cabang olahraga bela diri pencak silat menuju Olimpiade.

Sesuai dengan misi Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade pada 2032, pencak silat diupayakan bisa menjadi salah satu di antara cabang olahraga yang dipertandingkan.

Harapannya, seni bela diri ini bisa diikutkan dalam eksibisi pada Olimpiade 2024 terlebih dahulu.

Baca juga: Menpora Apresiasi Turnamen Esports Garena Free Fire Fall Season 2020

Menpora turut berkaca pada kesukesan Indonesia pada Asian Games 2018. Kala itu, perolehan medali emas banyak didapat dari pencak silat.

" Pencak silat harus kita upayakan menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan di Olimpiade. Sampai saat ini, pencak silat baru bisa menembus Asian Games," kata Menpora Zainudin Amali.

"Pada Asian Games 2018 Indonesia lalu, cabor pencak silat menjadi penyumbang medali emas terbanyak untuk Indonesia."

"Tahun 2032, kita berencana menjadi tuan rumah Olimpiade. Bapak Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan kepada kami agar Indonesia mengikuti bidding tuan rumah Olimpiade 2032," tutur dia.

Memperjuangkan pencak silat sebagai cabang olahraga Olimpiade turut melestarikan warisan leluhur Indonesia sebagai tempat di mana pencak silat berasal.

Silat, lanjut Menpora, adalah olahraga bela diri warisan leluhur dan warisan budaya bangsa Indonesia yang harus dikembangkan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X