Gol Ronaldo ke Gawang Arsenal di Liga Champions Mewarnai Kelahiran RB Leipzig

Kompas.com - 14/08/2020, 06:30 WIB
Pemain RB Leipzig, Dayot Upamecano, berusaha menyundul bola ke gawang Atletico Madrid. AFP/GETTY IMAGES/PoolPemain RB Leipzig, Dayot Upamecano, berusaha menyundul bola ke gawang Atletico Madrid.

Dani Olmo (51') dan Tyler Adams (88') menjadi penentu sejarah RB Leipzig di Liga Champions tersebut.

Meski menuai sejarah di kompetisi paling bergengsi di Benua Eropa, perjalanan RB Leipzig bukan hal mudah.

Klub berjuluk Die Roten Bullen tersebut berjuang benar-benar dari kasta rendah.

RB Leipzig didirikan pada 19 Mei 2009. Mereka mengawali lembaran sejarah di sepak bola lewat divisi keempat Liga Jerman pada tahun 2010.

Baca juga: 5 Fakta RB Leipzig, Tim Termuda di Semifinal Liga Champions

Bukan hal mudah bagi Leipzig untuk naik kasta. Mereka butuh tiga musim untuk naik ke divisi ketiga Liga Jerman.

Seakan disetujui oleh semesta, Die Roten Bullen kemudiah naik kasta ke divisi kedua pada musim berikutnya atau pada tahun 2014.

Mereka berjuang di divisi kasta kedua Liga Jerman selama dua musim dan pada tahun 2016 sukses tembus ke Bundesliga.

Tak butuh waktu lama, Die Roten Bullen finis di urutan kedua Bundesliga pada tahun 2017 dan meraih tiket Liga Champions.

Baca juga: Pelatih Bersejarah di Liga Champions Tundukkan Atletico Tanpa Ronaldo

Pada tahun 2019, kedatangan Julian Nagelsmann sebagai pelatih utama menambah daya gedor mereka.

Kini, RB Leipzig sukses melaju ke partai semifinal Liga Champions dan menantang jawara Liga Perancis, Paris Saint Germain (PSG).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X