Valentino Rossi Dianggap "Rewel", Bos Yamaha Angkat Bicara

Kompas.com - 01/08/2020, 15:50 WIB
Valentino Rossi saat sesi latihan bebas MotoGP Spanyol (17/7/2020) JAVIER SORIANO / AFPValentino Rossi saat sesi latihan bebas MotoGP Spanyol (17/7/2020)

KOMPAS.com - Pebalap MotoGP asal tim Monster Yamaha Energy, Valentino Rossi, sempat menyatakan keluh kesahnya seusai gelaran MotoGP Andalusia.

Rossi mengatakan dirinya tak bisa banyak membuat permintaan dengan setelan motor yang dia pakai di Sirkuit Jerez, Minggu (26/7/2020).

Pebalap berjuluk The Doctor itu merasa dipersulit untuk sakadar menentukan setelan motor YZR-M1.

Akan tetapi, bos Yamaha, Lin Jarvis, tak sependapat dengan "kerewelan" The Doctor soal setelan motor.

Baca juga: Bos Petronas Berkomitmen Penuh Kembalikan Masa Jaya Valentino Rossi

Lin Jarvis juga tak ingin memperpanjang perdebatan setelan motor ini lebih jauh dengan rider seniornya itu.

Bos Yamaha menyebut permasalahan garis besarnya adalah hasrat Rossi berbeda dengan data yang dimiliki oleh tim mekanik.

"Ini bukanlah persoalan politik, ini lebih bisa digambarkan dengan istilah data melawan keinginan," kata Lin Jarvis, dilansir BolaSport dari Speedweek.

Lebih jauh lagi, sudah menjadi hal yang wajar jika empat pembalap timnya menggunakan setelan motor yang hampir sama dalam dua balapan awal MotoGP 2020.

Baca juga: Jadwal Terbaru MotoGP 2020, Tiga Seri Dipastikan Batal

"Kami memiliki empat motor untuk ajang ini, dengan tiga mesin pabrikan 2020," tutur Lin Jarvis menjelaskan.

"Motor (Franco) Morbidelli menggunakan mesin campuran antara 2019 dan 2020, tetapi pengaturan keempat pembalap umumnya mengikuti arah yang sama," imbuhnya.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X