Gelandang Atalanta: Otak Emas Gasperini "Jahat" tapi Menyenangkan

Kompas.com - 25/07/2020, 22:30 WIB
Gelandang Kroasia Atalanta Mario Pasalic (2ndR) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia, Atalanta vs Brescia, dimainkan pada 14 Juli 2020 di belakang pintu tertutup di stadion Atleti Azzurri dItalia di Bergamo, sebagai negara. memudahkan pengunciannya yang bertujuan membatasi penyebaran infeksi COVID-19, yang disebabkan oleh coronavirus baru AFP/MIGUEL MEDINAGelandang Kroasia Atalanta Mario Pasalic (2ndR) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia, Atalanta vs Brescia, dimainkan pada 14 Juli 2020 di belakang pintu tertutup di stadion Atleti Azzurri dItalia di Bergamo, sebagai negara. memudahkan pengunciannya yang bertujuan membatasi penyebaran infeksi COVID-19, yang disebabkan oleh coronavirus baru

KOMPAS.com - Bukan hal mengejutkan lagi soal performa Atalanta menyita perhatian sejuta umat pencinta sepak bola di dunia.

Atalanta yang dulunya klub medioker, sebutan tim papan tengah, menjadi buas dalam beberapa musim terakhir di Liga Italia.

Klub berjuluk La Dea atau Sang Dewi itu juga mencuri perhatian ketika melakoni debutnya di pentas bergengsi Benua Eropa, Liga Champions.

Mereka untuk kali pertama, mengukir halaman pertama di Liga Champions dengan melaju ke babak delapan besar.

Baca juga: Fakta Laga AC Milan vs Atalanta, Hakan Calhanoglu Borong Rekor Positif

Performa hebat Atalanta di hampir semua kompetisi tak lepas dari sentuhan tangan pelatih mereka, Gian Piero Gasperini.

Sempat mendapat cemoohan dengan taktik tiga bek yang diterapkan Gasperini, kini dia mampu menjawabnya dengan fakta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gasperini sejatinya juga mengaku tak mudah mengaplikasikan strategi tiga bek dan dengan rotasi cukup rumit.

Hanya saja, kesabaran dirinya dan anak asuhnya membuat "otak emas" Gasperini begitu nikmat ditonton dan hal tersebut yang membuat Atalanta menyita perhatian.

Baca juga: Liga Champions, Respons Pelatih Atalanta Saat Mengetahui Kylian Mbappe Cedera

Jauh dari hasil apik saat ini, gelandang La Dea, Remo Freuler, mengatakan Gasperini merupakan pelatih "jahat".

Jahat yang dia maksud adalah arahan Gasperini membuat pusing kepala sekaligus merasakan pahitnya sebagai pemain Atalanta.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X