Usulan Olimpiade Tokyo Digelar Tanpa Penonton Ditolak IOC

Kompas.com - 19/07/2020, 15:20 WIB
Logo Olimpiade Tokyo 2020 ShutterstockLogo Olimpiade Tokyo 2020
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Komite Internasional Olimpiade alias International Olympic Committee ( IOC) menolak wacana penyelenggaraan Olimpiade Tokyo tanpa penonton.

Hal itu disampaikan langsung Presiden IOC Thomas Bach.

Dikutip dari BolaSport, sejumlah pertanyaan seputar pencegahan penyebaran virus corona alias Covid-19 masih mengiringi rencana pelaksanaan Olimpiade Tokyo.

Thomas Bach mengatakan, IOC sudah mempertimbangkan sejumlah tindakan pencegahan untuk melindungi para atlet, pelatih, ofisial, dan semua yang terlibat.

Baca juga: Harapan KONI untuk Olahraga Beladiri ke Olimpiade Tokyo

Namun, pihaknya berkeras tidak akan menggelar Olimpiade Tokyo tanpa penonton.

"Mengadakan Olimpiade secara tertutup bukan kemauan IOC," kata Bach seperti dikutip BolaSport dari Japan Times.

"Oleh karena itu, kami mengusahakan solusi untuk Olimpiade untuk menjaga kesehatan para peserta dan mencerminkan semangat turnamen ini," ucap dia.

Saat ini, para anggota dewan kesehatan IOC tengah mempersiapkan agenda rapat dengar pendapat dengan komite penyelenggara Olimpiade Tokyo, Olimpiade Musim Dingin 2024, dan Youth Olympics 2022 yang bergeser ke tahun 2026.

Baca juga: Alasan Olimpiade Tokyo Tetap Harus Digelar

"Progres pertemuan dengan panitia pelaksana di Tokyo berjalan sangat baik," ucap Thomas Bach.

Olimpiade Tokyo akan berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus 2021.

Jadwal ini bergeser satu tahun dari rencana semula pada 24 Juli-9 Agustus 2020. (Lariza Oky Adisty)


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X