Financial Fair Play, (Bukan) Macan Tanpa Taring

Kompas.com - 15/07/2020, 13:30 WIB
Para fans Manchester City membentangkan bendera yang menantang UEFA dan hukuman Financial Fair Play mereka saat Man City memastikan gelar juara Liga Inggris 2013-2014 di Stadion Etihad, Manchester, pada 11 Mei 2014. KOMPAS.com/Firzie A. IdrisPara fans Manchester City membentangkan bendera yang menantang UEFA dan hukuman Financial Fair Play mereka saat Man City memastikan gelar juara Liga Inggris 2013-2014 di Stadion Etihad, Manchester, pada 11 Mei 2014.

KOMPAS.com - UEFA dan Financial Fair Play dianggap sebagai macan tanpa taring setelah mereka mengangkat larangan Manchester City tampil di Liga Champions selama dua tahun ke depan.

UEFA dianggap tanpa taji dalam menegakkan aturan FFP. Kritik datang keras dari pandit-pandit seperti Gary Neville, Dan Roan, dan Stephen Warnock.

Berbagai kolom ditulis di media Inggris mengenai kasus ini.

Tony Evans dari The Independent menulis bahwa UEFA telah salah menangani kasus ini sejak awal dan FFP, dalam bentuknya sekarang, sudah tak layak lagi diterapkan.

Sementara, Barney Ronay dari Guardian mengutarakan bahwa "otoritas UEFA, dan juga kompetensi dasar mereka, secara serius direndahkan oleh kasus ini."

Secara gamblang, hukuman yang tadinya diterapkan oleh Manchester City memang terberat yang bisa dijatuhkan oleh pihak tertinggi di sepak bola Eropa itu.

Larangan bermain di Liga Champions bahkan dianggap sebagai "bom atom" oleh almarhum penyelidik UEFA Jean-Luc Dehaene.

Baca juga: Alasan CAS Mengabulkan Banding Man City soal Larangan Main di Ajang Eropa

Bagaimana tidak, ketiadaan partisipasi di Liga Champions selama 24 bulan akan berarti bintang-bintang terbaik sepak bola Eropa menghindari Stadion Etihad.

Para pemain yang mereka punya sekarang juga bisa cabut demi mencari level sepak bola terbaik.

Klub-klub papan atas Eropa seperti Man City meraup untung sebesar 70-80 juta euro dari uang hadiah serta market pool di Liga Champions.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X