Gagal Hukum Manchester City, UEFA Belajar

Kompas.com - 14/07/2020, 11:00 WIB
Presiden UEFA Aleksander Ceferin memberi isyarat saat konferensi pers menyusul pertemuan komite eksekutif di markas UEFA, di Nyon, Swiss pada 4 Desember 2019. AFP/FABRICE COFFRINIPresiden UEFA Aleksander Ceferin memberi isyarat saat konferensi pers menyusul pertemuan komite eksekutif di markas UEFA, di Nyon, Swiss pada 4 Desember 2019.

KOMPAS.comUEFA berencana mengubah sistem Financial Fair Play (FFP) setelah upaya mereka melarang Manchester City bermain di kompetisi Eropa selama dua tahun ke depan dibatalkan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

CAS mengabulkan banding Man City. Putusan ini dikeluarkan pada Senin (13/7/2020) sore Waktu Indonesia.

CAS memutuskan bahwa Man City tidak melanggar aturan FFP karena menyamarkan pendanaan ekuitas sebagai dana sponsor antara 2012 hingga 2016.

Baca juga: Alasan CAS Mengabulkan Banding Man City soal Larangan Main di Ajang Eropa

Kendati demikian, Man City tetap didenda 10 juta euro (Rp 164 miliar) karena tidak kooperatif dengan UEFA.

Pencabutan larangan Man City dianggap sebagai sebuah kekalahan Badan Pengawas Keuangan Klub (CFCB) UEFA.

Namun, pihak UEFA tetap membela sistem FFP, sistem yang diperkenalkan oleh mantan Presiden UEFA Michael Platini pada 2009.

"Selama beberapa tahun terakhir, FFP telah memainkan peran penting dalam melindungi klub dan membantu mereka stabil secara finansial dan UEFA dan ECA (Asosiasi Klub Eropa) tetap berkomitmen pada prinsip-prinsipnya," tulis UEFA, dilansir Antara dari Reuters.

Hanya saja, UEFA berencana mengatur kembali sistem FFP setelah ini.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan bagaimana bentuknya pada masa depan, tetapi kami telah memikirkannya dan mungkin harus beradaptasi," ucap Presiden UEFA Aleksander Ceferin.

Baca juga: Man City Bisa Main di Liga Champions, Kuota dari Liga Inggris Sisa 2


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X