Premier League Akui Untungkan Man United dan Rugikan Tottenham Lewat VAR

Kompas.com - 10/07/2020, 14:40 WIB
Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, merayakan gol ke gawang Aston Villa pada laga lanjutan Liga Inggris, Jumat (10/7/2020) dini hari WIB. AFP/OLI SCARFFPemain Manchester United, Bruno Fernandes, merayakan gol ke gawang Aston Villa pada laga lanjutan Liga Inggris, Jumat (10/7/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Premier League mengakui kecolongan dengan keputusan video assistant referee (VAR) dalam pentas Liga Inggris pekan ke-34.

Pihak Premier League mengatakan ada tiga keputusan VAR yang dinilai error dan menguntungkan salah satu pihak.

Pertama adalah keputusan memberikan tendangan penalti yang dieksekusi oleh Bruno Fernandes dalam laga Aston Villa vs Manchester United.

Hadiah penalti tersebut mengawali kemenangan Man United atas Aston Villa dengan skor 3-0.

Baca juga: Man United Menang Terus, Bukti Gaya Solskjaer Kalem tapi Ngegas

Premier League menanggap memberikan tendangan di titik putih kepada Man United adalah keputusan salah.

"Saya bisa memahami wasit Jon Moss melakukan kesalahan tetapi saya tak paham apa gunanya VAR," kata pelatih Aston Villa, Dean Smiteh.

"Mereka memiliki layar, mereka bisa melakukannya dan melihatnya tetapi mereka tak merisaukan keputusan tersebut," ujarnya melanjutkan dikutip dari BBC Sport.

Kedua adalah dalam pertandingan Everton vs Southampton, di mana wasit memberikan penalti untuk tim tamu usai James Ward-Prowse dilanggar.

Baca juga: Kemenangan Besar Man United atas Aston Villa dalam Angka dan Fakta

Namun demikian, tendangan penalti yang juga dieksekusi James Ward-Prowse tak berbuah gol.

Laga Everton vs Southampton berakhir dengan skor 1-1.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X