Kelemahan Deontay Wilder Dinilai Sudah Tak Bisa Dibenahi

Kompas.com - 20/06/2020, 09:20 WIB
Petinju asal Amerika Serikat, Deontay Wilder, memasuki panggung pada event timbang berat jelang laga kontra Tyson Fury, Jumat (21/2/2020). Duel Deontay Wilder vs Tyson Fury 2 akan bergulir pada Minggu (23/2/2020) pagi WIB. AFP/AL BELLOPetinju asal Amerika Serikat, Deontay Wilder, memasuki panggung pada event timbang berat jelang laga kontra Tyson Fury, Jumat (21/2/2020). Duel Deontay Wilder vs Tyson Fury 2 akan bergulir pada Minggu (23/2/2020) pagi WIB.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Pelatih tinju terkemuka, Floyd Mayweather Sr melontarkan kritik keras kepada petinju kelas berat Amerika Serikat, Deontay Wilder.

Mayweather Sr menilai Deontay Wilder punya kekurangan yang sudah tidak bisa dibenahi.

Klaim tersebut dilontarkan Floyd Mayweather Sr setelah mengetahui rencana Deontay Wilder untuk bertanding ulang melawan Tyson Fury.

Pertandingan yang direncanakan dihelat pada akhir tahun 2020 itu akan menjadi partai  ketiga Deontay Wilder dan Tyson Fury.

Sebelumnya, Wilder dan Fury bersua pada Februari lalu dalam pertandingan di MGM Grand Garden, Las Vegas, Amerika Serikat.

Baca juga: Tyson Fury Klaim Deontay Wilder Lakoni Trilogi Cuma karena Uang

Wilder yang lebih dijagokan justru tidak berdaya. Dia terus ditekan hingga dipukul KO sebanyak dua kali. The Bronze Bomber pun dinyatakan kalah TKO setelah lempar handuk pada ronde ketujuh.

Dikutip BolaSport.com dari Daily Mail, Mayweather mengatakan kelemahan Wilder tak bisa ditambal.

"Saya menjagokan Wilder saat dia bertemu Fury, tetapi dia menunjukkan banyak kelemahan yang tidak dia ketahui," ujar Mayweather.

"Banyak orang meminta saya melatihnya, tetapi saya tak tahu apakah dia bisa diperbaiki. Ada hal-hal yang harus dia lakukan yang saya tahu dia tak sadar," katanya lagi.

Mayweather bahkan tak segan mengkritik Wilder dan Fury pada saat bersamaan.

"Wilder dan Fury tak terlihat seperti seseorang yang bisa menghajar lawan mereka," kata ayah kandung Floyd Mayweather Jr. tersebut.

"Wilder dalam kondisi buruk. Dulu saya menyukainya, namun sekarang dia sangat payah," tutur dia melanjutkan.

Kekalahan atas Tyson Fury membuat Deontay Wilder kehilangan gelar juara WBC. Itu juga menjadi kekalahan pertama Wilder dari 44 pertandingan. (Lariza Oky Adisty)


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X