Mantan Menpora Imam Nahrawi Minta Taufik Hidayat Juga Dijadikan Tersangka Kasus Suap

Kompas.com - 19/06/2020, 22:16 WIB
Terdakwa kasus dugaan suap terkait pengurusan proposal dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI) dan gratifikasi, Imam Nahrawi menyimak keterangan saksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (21/2/2020). Sidang mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut mengagendakan mendengar keterangan saksi diantaranya mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas ( Satlak Prima) Tahun 2017 Chandra Bakti dan Yuyun Sulistyawati, isteri Miftahul Ulum asisten pribadi Imam Nahrawi. FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari/foc. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARITerdakwa kasus dugaan suap terkait pengurusan proposal dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI) dan gratifikasi, Imam Nahrawi menyimak keterangan saksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (21/2/2020). Sidang mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut mengagendakan mendengar keterangan saksi diantaranya mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas ( Satlak Prima) Tahun 2017 Chandra Bakti dan Yuyun Sulistyawati, isteri Miftahul Ulum asisten pribadi Imam Nahrawi. FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari/foc.

KOMPAS.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora) Imam Nahrawi menyatakan dalam pledoinya bahwa eks atlet bulu tangkis Taufik Hidayat seharusnya turut ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Mantan Menpora Imam Nahrawi membacakan salinan pledoi selaku terdakwa kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dan penerimaan gratifikasi, pada Jumat (19/6/2020).

"Seharusnya bila ini dipaksakan menjadi perkara suap, secara logika Taufik Hidayat juga menjadi tersangka suap sebagai perantara, tidak pandang beliau mengerti atau tidak uang itu harus diapakan dan dikemanakan," kata Imam sebagaimana tertulis dalam salinan pledoi yang didapat Kompas.com.

Baca juga: Aturan Baru GBK, Usia di Bawah 12 Tahun dan Ibu Hamil Dilarang Masuk

Seperti diketahui, dalam persidangan sebelumnya, Taufik mengakui pernah menyerahkan uang Rp 1 miliar kepada asisten pribadi Imam, Miftahul Ulum.

Imam mengklaim tidak pernah mengetahui adanya penerimaan tersebut serta penerimaan dari pihak-pihak lain.

Ia menyebut uang tersebut dialokasikan sendiri tanpa perjanjian tertulis dan baru ia ketahui setelah ia ditetapkan sebagai tersangka.

"Apakah ketidaktahuan saya ini menjadi tanggung jawab saya secara pidana juga? Mengingat mereka yang telah bermain api dan mengatasnamakan saya?" ujar Imam.

Eks atlet bulu tangkis Taufik Hidayat setelah diperiksa KPK terkait statusnya sebagai Staf Khusus Menpora dan Wakil Kasatlak Prima, Kamis (1/8/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Eks atlet bulu tangkis Taufik Hidayat setelah diperiksa KPK terkait statusnya sebagai Staf Khusus Menpora dan Wakil Kasatlak Prima, Kamis (1/8/2019).

 

Imam melanjutkan, dalam persidangan, Ulum pun tak pernah mengakui penerimaan tersebut. Ia pun menyebut tak ada bukti dan petunjuk yang menegaskan hal itu.

"Lantas dengan cara pandang seperti apa yang dipakai ketika di antara pemberi dan penerima suap belum terbukti jelas sehingga saya sudah dinyatakan dan bertanggungjawab secara pidana?" kata Imam.

Oleh karena itulah, Imam menilai Taufik semestinya ditetapkan sebagai tersangka suap atas perannya sebagai perantara.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keuangan Amburadul, Persik Minta Ketegasan PSSI dan Operator

Keuangan Amburadul, Persik Minta Ketegasan PSSI dan Operator

Liga Indonesia
Inter Milan Vs Juventus, Bek Nerazzurri Kantongi Cara Matikan Ronaldo

Inter Milan Vs Juventus, Bek Nerazzurri Kantongi Cara Matikan Ronaldo

Sports
Teknik yang Jadi Kunci Sukses Praveen/Melati ke Final Thailand Open

Teknik yang Jadi Kunci Sukses Praveen/Melati ke Final Thailand Open

Badminton
Guyonan Sir Alex Ferguson Jelang Liverpool Vs Man United

Guyonan Sir Alex Ferguson Jelang Liverpool Vs Man United

Sports
Liverpool Vs Man United, Setan Merah Bisa Terhindar dari Kekalahan jika...

Liverpool Vs Man United, Setan Merah Bisa Terhindar dari Kekalahan jika...

Liga Inggris
Gagal Rekrut Febri Hariyadi, Tim Malaysia Incar Pemain Timnas Indonesia Lainnya

Gagal Rekrut Febri Hariyadi, Tim Malaysia Incar Pemain Timnas Indonesia Lainnya

Sports
Persebaya: Penghentian Liga 1 2020 Jadi Jalan Terbaik

Persebaya: Penghentian Liga 1 2020 Jadi Jalan Terbaik

Liga Indonesia
Thailand Open 2021, Kejutan Pasangan 19 Tahun Berakhir di Tangan Wakil Malaysia

Thailand Open 2021, Kejutan Pasangan 19 Tahun Berakhir di Tangan Wakil Malaysia

Badminton
Fakta Jelang Liverpool Vs Man United, Alex Ferguson Nyaris Beli Kapten The Reds

Fakta Jelang Liverpool Vs Man United, Alex Ferguson Nyaris Beli Kapten The Reds

Liga Inggris
Mentas di Final ke-30, Bisakah Koeman Jadi Pahlawan Barcelona Lagi?

Mentas di Final ke-30, Bisakah Koeman Jadi Pahlawan Barcelona Lagi?

Liga Lain
Thailand Open - Praveen/Melati Menang, Final All England 2020 Terulang

Thailand Open - Praveen/Melati Menang, Final All England 2020 Terulang

Badminton
6 'Dosa' Besar Zinedine Zidane di Real Madrid

6 "Dosa" Besar Zinedine Zidane di Real Madrid

Sports
Kilas Balik Persaingan Terakhir Liverpool dan Man United: Si Merah Berakhir Nestapa

Kilas Balik Persaingan Terakhir Liverpool dan Man United: Si Merah Berakhir Nestapa

Sports
Hasil NBA - Hantam Magic, Boston Celtics Kuasai Klasemen Wilayah Timur

Hasil NBA - Hantam Magic, Boston Celtics Kuasai Klasemen Wilayah Timur

Sports
Ambil Keputusan Latih Derby, Rooney Minta Saran Legenda Liverpool

Ambil Keputusan Latih Derby, Rooney Minta Saran Legenda Liverpool

Liga Inggris
komentar
Close Ads X