Aroma Politik dan Penipuan Transfer Wonderkid Malaysia ke Eropa

Kompas.com - 14/06/2020, 06:00 WIB
Pemain Malaysia, Luqman Hakim, mendapat penghargaan Top skor Piala Asia U-16  2018 AFCPemain Malaysia, Luqman Hakim, mendapat penghargaan Top skor Piala Asia U-16 2018
|

KOMPAS.com – Aroma politik dan penipuan mulai menghinggapi hebohnya transfer wonderkid Malaysia, Luqman Hakim menuju Eropa.

Malaysia memang tengah berupaya untuk mengorbitkan pemain lokal untuk diekspor ke Eropa, salah satunya melalui proses transfer Luqman Hakim.

Upaya Malaysia untuk mengirim Luqman Hakim gabung klub Eropa bukan tanpa alasan. Pasalnya ia merupakan top skor di ajang Piala Asia U-16 2018.

Berkat prestasinya tersebut, Malaysia berencana mengirim pemain berusia 18 tahun itu ke klub Eropa, KV Kortrijk, yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Belgia.

Baca juga: Sembuh dari DBD, Pemain Ganda Campuran Malaysia Tunggu Waktu Berlatih

KV Kortrijk juga dikabarkan telah melamar Luqman dengan durasi kontrak lima tahun sejak September 2019.

Namun di balik transfer Luqman Hakim terselip aroma politik antara pemilik klub dengan pejabat di Malaysia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Putra Mahkota Johor, Tunku Ismail Idris.

Ia mengaku mendapatkan bisikan dari pemilik KV Kortrijk, Vincent Tan, bahwa pihaknya terpaksa merekrut Luqman karena mendapatkan permintaan dari menteri Malaysia.

Baca juga: Tatap Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Malaysia Kena Pingit

"Bos KV Kortrijk Vincent mengatakan kepada saya dia tidak membeli Luqman Hakim tetapi dia harus memenuhi permintaan menteri demi politik," tulis Tunku Ismail Idris dalam kolom komentar unggahan Instagram @kvkortrijk_malaysiafan.

Tunku Ismail hanya berharap Luqman Hakim tak menjadi korban penipuan di dunia politik.

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X