Ada Perubahan Rencana Induk PON Papua

Kompas.com - 11/06/2020, 21:52 WIB
Bupati Mimika Eltinus Omaleng yang juga selaku Ketua Umum PB PON Papua Sub Mimika, didampingi Wakil Bupati Johannes Rettob yang juga Wakil Ketua PB PON Papua Sub Mimika, dan Sekretaris PB PON Papua sub Mimika Cessar Avianto Tunya perkenalkan maskot PON XX, Jumat (13/12/2019) IRSUL PANCA ADITRABupati Mimika Eltinus Omaleng yang juga selaku Ketua Umum PB PON Papua Sub Mimika, didampingi Wakil Bupati Johannes Rettob yang juga Wakil Ketua PB PON Papua Sub Mimika, dan Sekretaris PB PON Papua sub Mimika Cessar Avianto Tunya perkenalkan maskot PON XX, Jumat (13/12/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Akan ada perubahan Rencana Induk PON Papua yang sedianya berlangsung pada 2020.

Rencana itu, kata Ketua Harian Pengurus Besar PON Papua Yunus Wanda lantaran PON diundur hingga 2021.

Baca juga: PON Papua Diprediksi Bergulir pada Awal Oktober 2021

"Presiden Joko Widodo telah memutuskan PON Papua dimunudurkan," kata Yunus.

Stadion Papua BangkitBiro Komunikasi Kementerian PUPR Stadion Papua Bangkit

Perubahan itu menjadi penting lantaran klaster penyelenggaraan cabang olahraga juga berkurang.

Yunus mengatakan setelah ada perubahan PB PON akan menyiapkan semua perangkat lainnya.

Sementara itu, PB PON Papua juga melaporkan kemajuan atau tahap perkembangan kegiatan yang sudah dijalankan.

Stadion Papua Bangkit, Papua.Biro Komunikasi Kementerian PUPR Stadion Papua Bangkit, Papua.

Yunus mengatakan pihaknya sudah melaporkan secara resmi tahapan itu.

"Perubahan rencana induk harus segera dirampungkan karena PON tinggal setahun lagi," demikian Yunus Wonda.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X