Simon McMenemy Akui Tak Mudah Terima Hujatan dari Warganet Indonesia

Kompas.com - 07/06/2020, 17:40 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, menyaksikan penampilan anak asuhnya dalam pertandingan persahabatan melawan Vanuatu di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/6/2019). KOMPAS.COM/GARRY ANDREW LOTULUNGPelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, menyaksikan penampilan anak asuhnya dalam pertandingan persahabatan melawan Vanuatu di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/6/2019).

KOMPAS.com - Simon McMenemy mengaku bahwa tidak mudah menerima hujatan dari publik sepak bola Tanah Air menyusul hasil buruk yang diterma timnas Indonesia pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Seperti yang diketahui, Simon McMenemy dipilih PSSI untuk mengarsiteki timnas Indonesia pada awal 2019.

Pelatih asal Skotlandia itu ditugaskan untuk memimpin tim Garuda pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Namun, Simon ternyata tidak mampu memenuhi ekspektasi. Selama berlaga pada ajang tersebut, timnas Indonesia belum meraih satu pun kemenangan.

Baca juga: Sempat Tertunda, Berikut Jadwal Baru Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Timnas Indonesia selalu kalah dari timnas Vietnam, timnas Thailand, timnas Malaysia, dan timnas Uni Emirat Arab.

Hasil minor itu kemudian membuat PSSI membuat keputusan tegas dengan memberhentikan Simon.

Pemecatan itu juga membuat Simon menerima kritik dan komentar pedas dari publik sepak bola Indonesia.

Simon mengaku, segala komentar berlebihan itu sangat tak mudah diterima. 

Baca juga: Penghancur Mimpi Timnas Indonesia di Piala AFF Siap Terima Lowongan

Sebab, dirinya merasa selalu mencurahkan hatinya dalam menekuni pekerjaan sebagai pelatih timnas Indonesia.

"Itu tidak pernah mudah menerima semua kritik yang berlebihan itu," kata Simon, seperti dilansir dari saluran YouTube Bang Bes, Minggu (6/6/2020).

"Saya adalah orang yang sepenuh hati dalam bekerja. Saya tidak pernah melakukannya setengah-setengah. Pemain yang pernah bekerja sama dengan saya, selalu menyebut saya profesional," imbuhnya.

Namun, Simon kemudian menyadari bahwa hujatan itu banyak datang dari media sosial.

Baca juga: Bima Sakti Kenang Momen Gantikan Luis Milla di Timnas Indonesia

Di media sosial, banyak orang yang sebenarnya tidak memiliki kapasitas apapun untuk mencela dirinya.

Mereka tidak memahami apa yang sebenarnya ia kerjakan selama melatih timnas Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X