Jepang Siapkan Penyederhanaan Pelaksanaan Olimpiade Tokyo

Kompas.com - 04/06/2020, 21:05 WIB
Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/KYODOWarga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

TOKYO, KOMPAS.com - Demi menghadapi Olimpiade Tokyo yang tertunda lantaran pandemi corona hingga 2021, Jepang menyiapkan semacam simulasi penyederhanaan pelaksanaan kegiatan.

Realisasi ini merupakan salah satu ide Gubernur Tokyo Yuriko Koike untuk menjawab dampak dari pandemi corona.

Baca juga: Tahun 2021, Opsi Terakhir Pelaksanaan Olimpiade Tokyo

Salah satu bentuk penyederhanaan itu adalah kewajiban melakukan tes virus corona.

"Ada juga upaya untuk menyiapkan jumlah penonton lebih sedikit," kata Koike.

Logo Olimpiade Tokyo 2020Shutterstock Logo Olimpiade Tokyo 2020

Sementara itu, Inspektur Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk Tokyo John Coates mengatakan upaya simulasi penyederhanaan itu menjadikan Olimpiade Tokyo menjadi sangat berbeda.

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona

"Dengan menjadi penyelenggara Olimpiade dan Paralimpik, kami akan menarik simpati masyarakat Tokyo dan sekitarnya," kata Koike.

Obor Olimpiade diarak pada acara penyerahan api Olimpiade untuk Olimpiade Tokyo 2020 pada 19 Maret 2020. Seremoni diadakan tanpa penonton sebagai langkah pencegahan dari penyebaran virus corona.AFP/ARIS MESSINIS Obor Olimpiade diarak pada acara penyerahan api Olimpiade untuk Olimpiade Tokyo 2020 pada 19 Maret 2020. Seremoni diadakan tanpa penonton sebagai langkah pencegahan dari penyebaran virus corona.

Tes usap atau swab misalnya, akan dilakukan pada seluruh penonton dan juga para atlet dan staf.

Kini, data menunjukkan, di Jepang ada 17.000 orang positif terinfeksi virus corona.

Dari jumlah itu, 900 orang meninggal dunia.

Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.DOK. Reuters Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.


Sumber Kyodo News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X