Pemilik Klub Liga Inggris Larang Hulk Hogan dan Istri Hadir di Ajang Gulat Miliknya

Kompas.com - 04/06/2020, 17:40 WIB
Hulk Hogan Hulk Hogan

KOMPAS.com - Legenda gulat profesional, Hulk Hogan, dan mantan istrinya, Linda, kini tak bisa lagi menghadiri laga-laga All-Elite Wrestling (AEW), organisasi gulat yang dimiliki bos Fulham, Tony Khan.

Linda dilarang tampil di AEW setelah ia meminta semua orang "Afro Amerika" untuk menjadi "beradab" pada rangkaian kegiatan protes dan demonstrasi yang berujung ke kerusuhan di kota-kota besar Amerika.

Gelombang kericuhan massal ini timbul menyusul tindakan polisi berkulit putih bernama Derek Chauvin yang menindih lututnya ke George Floyd, seorang berkulit hitam, selama 8 menit 46 detik sehingga Floyd kehilangan nyawanya di Mineapolis, AS, dua pekan lalu.

Baca juga: 5 Hal Menarik dari WWE di Tengah Pandemi Covid-19

Chauvin dan ketiga rekan polisi lain yang berada di lokasi telah dipecat dari Kepolisian Minneapolis.

Chauvin bahkan telah didakwa dengan pembunuhan tingkat ketiga dan kini dikejar dengan tuntutan pembunuhan tingkat pertama.

"Melihat penjarahan, semua adalah Afro Amerika, tak yakin bagaimana perampokan dan pencurian ini bisa meluruskan sejarah tetapi mereka harus lebih beradab apabila ingin didengar," cuit Linda Hogan pekan lalu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati unggahan itu telah dihapus, cuitan tersebut telah menarik kritik dari berbagai pihak dan dilihat sendiri oleh Tony Khan, bos dari AEW.

Alhasil, Linda Hogan menyusul suaminya dilarang muncul di event-event AEW untuk seumur hidup.

"Anda kini bergabung dengan suami Anda dengan dilarang tampil di semua event AEW. Selamat," cuit Khan yang juga pemilik klub kasta kedua Liga Inggris, Fulham ini.

Belum ada penjelasan kenapa Hulk Hogan dilarang muncul di AEW.

Baca juga: 10 Fakta Menarik tentang Dwayne The Rock Johnson

Namun, beberapa laporan menyebutkan hal ini sebagai imbas dari komentar rasis yang diucapkan legenda gulat tahun 1980-an itu dalam sebuah rekaman video yang sempat membuatnya dilempar dari WWE pada 2015.

Insiden tersebut membuat WWE menghapus segala hal berkaitan dengan Hulk Hogan termasuk tempatnya di Hall of Fame.

Namun, organisasi tersebut berdamai dengan pria kelahiran Georgia, Amerika Serikat, itu pada 2018 termasuk mengembalikannya ke Hall of Fame.

Baru-baru ini Hulk Hogan mengundang perhatian publik setelah menyebut pandemi virus corona sebagai hukuman dari Tuhan kepada masyarakat yang memuja "uang dan pasar modal."



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X