Presiden FIFA Kena Kritik dari Eks Presiden FIFA karena Mata Duitan

Kompas.com - 02/06/2020, 17:40 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menghadiri sebuah acara di SIngapura, pada Kamis (8/12/2016). ROSLAN RAHMAN/AFPPresiden FIFA, Gianni Infantino, menghadiri sebuah acara di SIngapura, pada Kamis (8/12/2016).

KOMPAS.com - Mantan Presiden Federasi Sepak Bola Dunia ( FIFA), Sepp Blatter, mengkritik Presiden FIFA saat ini, Gianni Infantino.

Sepp Blatter, yang mengundurkan diri dari jabatan Presiden FIFA pada 2015, mengatakan bahwa Gianni Infantino hanya ingin menjadikan sepak bola sebagai mesin uang yang besar.

Hal itu diungkapkan Blatter saat diwawancarai Keystone-ATS, kantor berita Swiss.

"Tampaknya Gianni Infantino ingin membuka jalan bagi Kepresidenan," ucap Blatter, sebagaimana dilansir Football Italia (2/6/2020).

"Dia ingin mengubah sepak bola menjadi mesin uang yang besar. Dia ingin semuanya menjadi lebih besar," ujar Presiden FIFA periode 1998-2015 itu.

Baca juga: Sejarah Hari Ini, FIFA Jatuhkan Sanksi untuk Indonesia

Blatter cukup beralasan. Ia mengambil contoh kasus Piala Dunia yang akan dihelat pada 2026.

Sebelumnya, ajang sepak bola paling akbar di dunia itu hanya terdiri dari 32 negara, termasuk Piala Dunia 2022 di Qatar nanti.

Namun, Infantino dan FIFA mengubah ketentuan tersebut. Piala Dunia 2026 total pesertanya menjadi 48 negara.

"Piala Dunia yang terdiri dari 48 tim, proyek utama diganti namanya karena dia ingin uang tiga kali lebih banyak," kata Blatter melanjutkan.

Baca juga: FIFA: Atmosfer Sepak Bola Berbeda Sampai Vaksin Covid-19 Ditemukan

Piala Dunia Antarklub, yang semula hanya diikuti maksimal tujuh tim, juga diubah menjadi 24 peserta per 2021.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X