Dijual, Salah Satu Tim Tersukses dan Terawet di Formula 1

Kompas.com - 29/05/2020, 21:30 WIB
Mobil Williams Formula 1 yang dikendarai George Russel menjajal Sirkuit Monaco pada 25 Mei 2019. AFP/ANDREJ ISAKOVICMobil Williams Formula 1 yang dikendarai George Russel menjajal Sirkuit Monaco pada 25 Mei 2019.

KOMPAS.com - Tim Formula 1 tersukses kedua sepanjang sejarah dijual karena masalah finansial akibat pandemi virus corona. Tim Williams terbuka untuk penjualan sebagian atau seluruh aspek perusahaan.

Didirikan oleh Sir Frank Wlliams, tim Williams telah berkompetisi di Formula 1 sejak 1977.

Kubu asal Inggris tersebut masih menjadi tim konstruktor kedua tersukses di Kejuaraan Dunia Formula 1 dengan sembilan gelar.

Perolehan gelar Williams hanya kalah dari Ferrari yang mengoleksi 16 titel.

Kesemua gelar Kejuaraan Dunia Formula 1 milik Williams dimenangkan pada 1980 dan 1990-an, suatu periode ketika mereka juga mengambiil tujuh gelar pebalap.

Baca juga: F1 Ubah Serangkaian Regulasi, Tim-tim Besar Bakal Jadi Dinosaurus

Namun, Williams tak banyak berbicara dalam dua dekade terakhir dengan gelar driver dan konstruktor terakhir dimenangkan pada 1997.

Kala itu, Jacques Villeneuve mendapatkan gelar secara kontroversial setelah pemimpin klasemen Michael Schumacher menabraknya dengan sengaja pada seri terakhir Kejuaraan Dunia di Jerez, Spanyol.

Kemenangan seri terakhir Williams datang pada 2012 dan mereka finish di peringkat bontot pada dua musim terkini Formula 1.

Performa kurang mumpuni itu plus pandemi Covid-19 yang membuat semua balapan sejauh ini ditunda atau dibatalkan diakui sebagai salah satu penyebab keputusan Williams.

Baca juga: Imbas Corona, Balap Formula 1 Bergulir dengan Persiapan Terbatas

"Laporan finansial untuk 2019 merupakan cerminan dari merosotnya performa kami di F1 dan pengurangan pendapatan komersial yang menyusul," tutur Mike O'Driscoll, CEO tim, seperti dikutip dari Guardian.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X