Usai Gigit Telinga Holyfield, Mike Tyson Merasa Jadi Pria Paling Dibenci di Dunia

Kompas.com - 29/05/2020, 07:40 WIB
Evander Holyfield vs Mike Tyson, 28 Juni 1997. AFP/JEFF HAYNESEvander Holyfield vs Mike Tyson, 28 Juni 1997.

KOMPAS.com - Legenda tinju dunia, Mike Tyson, merasa jadi pria yang paling dibenci di dunia setelah mengigit telinga Evander Holyfield.

Pertarungan jilid II antara Mike Tyson dan Evander Holyfield jadi salah satu babak paling kontroversial dalam perjalanan karier Si Leher Beton.

Laga di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, pada Juni 1997 itu dihiasi oleh tindakan tidak sportif yang dilakukan Mike Tyson.

Eks petinju yang dijuluki Si Leher Beton itu menggigit lepas sebagian kecil telinga Holyfield saat duel baru memasuki ronde ketiga.

Baca juga: Soal Rematch Lawan Mike Tyson, Evander Holyfield Enggan Tanding karena Terpaksa

Aksi kontroversial itu berakhir dengan Mike Tyson didiskualifikasi dan dijatuhi denda sebesar 3 juta dolar AS atau setara dengan Rp 44 miliar.

Selain itu, Mike Tyson juga harus kehilangan lisensi tinjunya selama lebih dari setahun.

Mike Tyson pun percaya bahwa dia menjelma sebagai pria yang paling dibenci di dunia setelah insiden tersebut.

"Saya benar-benar sangat berterima kasih kepada Evander Holyfield yang telah memaafkan saya soal insiden ini," kata Mike Tyson seperti dikutip dari Sky Sports.

"Dia kehilangan sebagian kecil telinganya. Saya kehilangan uang dan lisensi tinju."

"Saya beralih dari manusia ke-10 menjadi nomor satu yang paling dibenci di planet ini," tutur Tyson menambahkan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Sky Sports
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X