F1 Ubah Serangkaian Regulasi, Tim-tim Besar Bakal Jadi Dinosaurus

Kompas.com - 28/05/2020, 21:40 WIB
Suasana lomba balap Formula 1 di Sirkuit Marina Bay, Singapura, 16 September 2018. AFP/JEWEL SAMADSuasana lomba balap Formula 1 di Sirkuit Marina Bay, Singapura, 16 September 2018.

KOMPAS.com - World Motor Sport menyetujui serangkaian pembatasan finansial yang diyakini bakal membuat Formula 1lebih tahan banting di iklim ekonomi dunia yang mengerut akibat pandemi virus corona. Regulasi baru diyakini juga akan membuat grid lebih kompetitif.

Beberapa regulasi baru yang paling akan berpengaruh adalah pembatasan bujet atas tim mulai musim depan dan sistem handicap dalam pengembangan aerodinamis bagi tim-tim yang lebih sukses.

Ke-10 tim kontestan telah menyetujui perubahan peraturan Formula 1 yang radikal tersebut dalam sebuah voting pekan lalu dan keputusan ini diratifikasi oleh World Motor Sport pada Rabu (27/5/2020).

Batasan bujet operasional Formula 1 akan dilakukan secara bertahap dari 145 juta dolar musim depan hingga menjadi maksimal 135 juta dolar pada periode musim 2023-2025.

Selain pembatasan aerodinamis, tim-tim juga akan antara lain melihat pembatasan ke upgrade power unit, penyederhanaan lantai mobil, dan pembekuan pengembangan beberapa komponen antara 2020 dan 2021.

Baca juga: Penjualan Ambles, Perusahaan Mobil Balap F1 Ini Akan Pangkas 1.200 Karyawan

Berat minimal mobil F1 akan ditingkatkan dari 746 kg ke 749 kg walau tim-tim akan memakai sasis 2020 ke musim 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertama kalinya di F1, akan ada sistem handicap dalam pengembangan testing aerodinamis. Tim-tim yang finish di posisi bawah klasemen akan mendapat waktu penelitian lebih banyak ketimbang tim-tim yang finish di papan atas.

Berbagai pihak telah mengutarakan kebahagiaan mereka dengan tercapainya eprsetujuan ini.

"Hari ini, Formula 1 menang," tutur bos McLaren, Zak Brown, di Sky Sports. "Ini adalah momen penting bagi olahraga kami."

"F1 telah menjadi tidak berkelanjutan untuk beberapa waktu dan masa depan F1 serta para partisipan akan berada dalam bahaya jika kami tidak beraksi. Semua perlu dihargai karena memecahkan isu ini secara kolektif dan tekad tinggi," tuturnya.

Baca juga: Terpincut Balapan, Kapten Arsenal Ingin Punya Tim F1

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X