Petenis Nomor 6 Dunia: Sepertinya Bagus Lockdown Setahun Sekali

Kompas.com - 23/05/2020, 23:00 WIB
Petenis Yunani, Stefanos Tsitsipas, melaju ke semifinal Australian Open 2019 setelah mengalahkan Roberto Bautista Agus (Spanyol) di perempat final, Selasa (22/1/2019). William WEST / AFPPetenis Yunani, Stefanos Tsitsipas, melaju ke semifinal Australian Open 2019 setelah mengalahkan Roberto Bautista Agus (Spanyol) di perempat final, Selasa (22/1/2019).

KOMPAS.com - Petenis nomor 6 dunia, Stefanos Tsitsipas, memiliki cara pandang tersendiri tentang penerapan karantina wilayah atau lockdown.

Tsitsipas menegaskan di balik rasa bosan di rumah saja karena lockdown ada berkahnya.

Meskipun Tsitsipas pribadi merasakan kesulitan untuk latihan karena adanya larangan bermain di luar rumah.

Salah satu hal positif yang dia ambil adalah alam yang kembali bersih dari polusi-polusi kendaraan atau kegiatan manusia lainnya yang mengotori planet Bumi.

Baca juga: Mike Tyson Tiru Cristiano Ronaldo dan Rafael Nadal dalam Recovery

Berkaca dari hal tersebut, petenis asal Yunani itu berpendapat bahwa lockdown seharusnya dilakukan satu tahun sekali.

"Saya malah berpikir seharusnya lockdown dilakukan setahun sekali karena bagus untuk alam, bagus untuk Bumi," kata Tsitsipas dikutip Reuters.

" Lockdown ini baik juga untuk lingkungan," ujar dia menambahkan.

Bukan hanya untuk bumi, karantina wilayah juga bermanfaat bagi tiap manusia yang lama tak dekat dengan keluarga karena urusan pekerjaan.

Baca juga: Penundaan Turnamen Tenis Diperpanjang hingga Akhir Juli

"Setiap hari kita selalu sibuk bekerja sampai-sampai tak punya waktu untuk berkumpul dengan keluarga," terang dia.

"Sekarang adalah saat yang tepat untuk melakukannya," jelas pria 21 tahun itu.

"Waktu kecil dulu dan ketika saya belum banyak bepergian, saya sering sekali menghabiskan waktu bersama keluarga," ujar dia.

Terlepas soal lockdown, Tsitsipas juga menceritakan petenis idolanya kepada Reuters.

Dia mengungkapkan sangat mengidolakan petenis asal Ameriak Serikat yang berdarh Yunani, Pete Sampras.

Baca juga: Novak Djokovic Yakin Bisa Raih Gelar Grand Slam Terbanyak

"Pete Sampras adalah idola saya. Dulu, ayah saya sering menonton pertandinganya dan dia juga mengidolakannya," katanya.

"Saya pernah bertemu dengan Sampras pada ajang Indian Wells beberapa tahun lalu."

"Permainannya unik dan luar biasa, dan dia juga berdarah Yunani," tandas dia.



Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joan Mir Belum Pernah Menang pada MotoGP 2020, Bos Suzuki Angkat Bicara

Joan Mir Belum Pernah Menang pada MotoGP 2020, Bos Suzuki Angkat Bicara

Motogp
Juventus Vs Barcelona, Miralem Pjanic Siap Bikin Tim Mantan Sakit Hati

Juventus Vs Barcelona, Miralem Pjanic Siap Bikin Tim Mantan Sakit Hati

Liga Champions
Pandemi Covid-19, PSSI Perkenalkan Cara Baru untuk Suporter Timnas

Pandemi Covid-19, PSSI Perkenalkan Cara Baru untuk Suporter Timnas

Sports
Jelang Man United Vs Leipzig, Rio Ferdinand Sebut MU Bukan Tim Favorit di Liga Champions

Jelang Man United Vs Leipzig, Rio Ferdinand Sebut MU Bukan Tim Favorit di Liga Champions

Sports
Lyon Ingin Barcelona Tukar Memphis Depay dengan Antoine Griezmann

Lyon Ingin Barcelona Tukar Memphis Depay dengan Antoine Griezmann

Liga Spanyol
Juventus Vs Barcelona, Krisis Bek Tengah Si Nyonya Tua

Juventus Vs Barcelona, Krisis Bek Tengah Si Nyonya Tua

Liga Champions
Manchester United Vs RB Leipzig, Nagelsmann: Kami Datang untuk Menang!

Manchester United Vs RB Leipzig, Nagelsmann: Kami Datang untuk Menang!

Sports
Elkan Baggott Bakal Dilatih Anak Emas Sir Bobby Robson dan Bek Legendaris Timnas Inggris

Elkan Baggott Bakal Dilatih Anak Emas Sir Bobby Robson dan Bek Legendaris Timnas Inggris

Liga Inggris
Klasemen Liga Champions, Juventus dan Barcelona Berebut Puncak

Klasemen Liga Champions, Juventus dan Barcelona Berebut Puncak

Liga Champions
Juventus Vs Barcelona, Ratusan Fans Lionel Messi Bikin Ribut di Turin

Juventus Vs Barcelona, Ratusan Fans Lionel Messi Bikin Ribut di Turin

Liga Champions
Bayu Fiqri Masuk dalam Regenerasi Skuad Persib Bandung

Bayu Fiqri Masuk dalam Regenerasi Skuad Persib Bandung

Liga Indonesia
Juventus Vs Barcelona, Si Nyonya Tua Tetap Percaya Diri meski Tanpa Ronaldo

Juventus Vs Barcelona, Si Nyonya Tua Tetap Percaya Diri meski Tanpa Ronaldo

Sports
Jelaskan Alasannya Pensiun dari UFC, Khabib: Misi Saya Tercapai

Jelaskan Alasannya Pensiun dari UFC, Khabib: Misi Saya Tercapai

Sports
Ini Nomor Punggung Pemain Baru Persib dari Timnas U19 Bayu Fiqri

Ini Nomor Punggung Pemain Baru Persib dari Timnas U19 Bayu Fiqri

Liga Indonesia
5 Fakta Jelang Juventus Vs Barcelona, Kans Bianconeri Harumkan Serie A

5 Fakta Jelang Juventus Vs Barcelona, Kans Bianconeri Harumkan Serie A

Liga Champions
komentar
Close Ads X