Godaan Nafsu yang Harus Dihindari Pemain Indonesia di Hari Lebaran

Kompas.com - 23/05/2020, 19:30 WIB
Ilustrasi ketupat sayur betawi. Dok. Sajian SedapIlustrasi ketupat sayur betawi.

KOMPAS.com - Hari raya Idul Fitri atau Lebaran seakan menjadi bumerang bagi kalangan atlet profesional seperti pemain sepak bola.

Dalam budaya Lebaran di Tanah Air, beragam sajian makanan berupa gorengan, kuah santan, hingga sambal disajikan.

Hal ini tentu menggoda nafsu seorang pesepak bola profesional, khususnya menjaga pola makan.

Bagi seorang atlet, pola makan dengan menjauhi kuah santan, gorengan, dan sambal adalah sebuah konsekuensi.

Baca juga: Jadi Musuh Bebuyutan Timnas Indonesia, Malaysia Sesumbar Lolos Piala Dunia U20

Namun, pemain Indonesia sejatinya sah-sah saja mengonsumsi gorengan maupun sambal, dengan catatan kualitas bahan dan pengolahan yang tepat.

"Sebenarnya kita bisa membuat parameter sendiri untuk negara kita, dan dalam kaitan pedas ya memang berharap untuk cari aman," kata dokter timnas Indonesia U19, dr Dicky Mohammad Shofwan.

"Nggak usah makan pedas kalau nggak tahu kualitas (sambal)," jelas Dicky dalam wawancara bersama Liga Kompas Kacang Garuda di Instagram.

Sementara soal gorengan, permasalahan intinya adalah ada dalam minyak itu sendiri.

"Asal muasal minyak kurang bagus. Negara kita pakai minyak dari kelapa sawit, lebih jenuh dengan minyak-minyak lainnya," ungkap dia.

Baca juga: Sambut Lebaran, Skuad Persib Diliburkan Selama Empat Hari

"Berbeda dengan di Eropa yang menggunakan minyak matahari atau olive oil."

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X