Faktor Penyebab Kekalahan Conor McGregor dari Khabib Nurmagomedov pada 2018

Kompas.com - 23/05/2020, 06:20 WIB
Khabib Nurmagomedov berduel dengan Conor McGregor di T-Mobile Arena, 6 Oktober 2018. AFP/Harry HowKhabib Nurmagomedov berduel dengan Conor McGregor di T-Mobile Arena, 6 Oktober 2018.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Mantan petarung UFC asal Republik Irlandia, Tom Egan, membongkar penyebab rekan senegaranya, Conor McGregor, bisa kalah dari Khabib Nurmagomedov.

Tom Egan adalah orang Irlandia pertama yang menjadi petarung UFC.

Sebagai petarung Irlandia pertama di UFC, dia juga menjadi rekan berlatih Conor McGregor.

Keduanya bahkan sering terlibat sparring untuk mengasah kemampuan masing-masing.

"Ketika kami berlatih bersama, dia bergabung ke gym tinju dan saya mengajarinya jiu-jitsu serta menendang. Adapun dia juga mengajari saya beberapa hal bertinju," kata Egan, dikutip BolaSport.com dari Irish Mirror.

Namun, pria kelahiran Dublin ini sudah tidak aktif sebagai petarung seni bela diri campuran alias mixed martial arts (MMA).

Baca juga: Khabib Nurmagomedov Sindir Kelompok yang Percaya Covid-19 sebagai Konspirasi

Egan kini mempunyai kehidupan baru sebagai warga Amerika Serikat (AS) dan ingin berkarier sebagai politikus di negara adidaya tersebut.

Kendati sudah tidak berkarier sebagai petarung MMA, Tom Egan tetap aktif mengamati perjalanan Conor McGregor.

"Conor McGregor, sekarang dia adalah salah satu pemilik bayaran terbesar UFC," tutur Egan.

Lebih lanjut, Egan membuka mulutnya perihal duel McGregor versus Khabib Nurmagomedov pada tahun 2018.

Dalam laga tersebut, McGregor dikalahkan Nurmagomedov dengan submission pada ronde keempat.

Baca juga: Conor McGregor Disarankan Lawan Salah Satu dari 3 Petarung Ini

Kala itu, McGregor melakukan tap-out sebagai tanda menyerah.

Meski berakhir dengan cara yang kurang sesuai harapan banyak orang, euforia duel tersebut masih terasa sampai saat ini.

Banyak pihak menginginkan McGregor bertarung ulang alias rematch melawan Nurmagomedov.

Egan menjadi salah satu orang yang menginginkan McGregor dan Nurmagomedov menggelar rematch.

Andai rematch betul-betul terjadi, dia merasa Conor McGregor bisa mengalahkan Khabib Nurmagomedov.

Menurut Egan, kekalahan McGregor dulu adalah karena ia tidak siap dan terlalu meremehkan Nurmagomedov.

"Saya yakin Conor akan mengalahkan Khabib. Saya hanya berpikir (pada saat itu) Conor tidak siap dan terlalu meremehkan Khabib," tutur Egan.

Baca juga: Conor McGregor Dianggap Harus Berlutut dan Memohon jika Ingin Berduel Vs Kamaru Usman

Dalam sebuah laga, kepercayaan diri menjadi modal penting untuk bisa mendapatkan kemenangan.

Ketika terlalu takut, perasaan itu akan menyebabkan kehancuran.

Hal inilah yang diyakini Egan sebagai biang kekalahan McGregor dari Nurmagomedov.

"Dalam pertarungan itu, dia masuk dengan sedikit kepercayaan diri dan dia tidak menghormati Khabib. Saya pikir jika bertarung lagi, pasti akan ada hasil berbeda," ucap dia.

Sosok Conor McGregor dikenal arogan dan memiliki persona yang mampu menggugah semangat penonton.

Hal ini menjadi nilai tambah bagi sosok petarung berjulukan The Notorious tersebut.

Namun, saat McGregor menghadapi Donald Cerrone pada UFC 246, sifat arogannya menghilang.

Dia tampak lebih santun, santai, dan rendah hati.

Tom Egan mengakui sekarang lebih senang melihat McGregor tampil dengan ketiga sifat di atas.

"Saya lebih suka McGregor saat melawan Cowboy - versi rendah hati dan lebih santai," kata Egan. (Fauzi Handoko Arif)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X