IBL Keberatan Jika Kompetisi Dilanjutkan Tanpa Penonton

Kompas.com - 16/05/2020, 09:30 WIB
Pemain Satria Muda Pertamina melakukan selebrasi saat menghadapi Pelita Jaya Bakrie pada laga hari terakhir seri keenam IBL Pertamax 2020 di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (8/3/2020). Dok. IBLPemain Satria Muda Pertamina melakukan selebrasi saat menghadapi Pelita Jaya Bakrie pada laga hari terakhir seri keenam IBL Pertamax 2020 di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (8/3/2020).


KOMPAS.com - Direktur Utama Liga Bola Basket Indonesia ( IBL), Junas Miradiarsyah, mengatakan pihaknya keberatan apabila kompetisi dilanjutkan tanpa penonton.

Junas Miradiarsyah menilai hal tersebut sulit dilakukan di Indonesia karena berdampak besar pada sponsor, penyelenggara, dan klub.

"Kami sejujurnya mengerti arahan untuk menjaga keselamatan manusia. Hanya saja, substansinya harus dibicarakan ke klub. Sebab klub kan bermain untuk penggemar mereka," kata Junas dikutip dari Antara.

"Lalu sponsor juga harus tahu apakah berpengaruh signifikan untuk mereka hanya dengan siaran live saja," ucap Junar Mirardiarsyah melanjutkan.

Baca juga: FIBA Jadwal Ulang Kualifikasi Basket untuk Olimpiade Tokyo

Sama seperti event olahraga lainnya, IBL 2020 juga telah ditangguhkan sejak 13 Maret akibat pandemi virus corona.

IBL menargetkan bisa kembali memulai kompetisi musim ini pada September sembari menunggu arahan pemerintah perihal masa tanggap darurat Covid-19 di Indonesia yang baru akan berakhir pada 29 Mei mendatang.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, sebelumnya menyampaikan bahwa Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memberikan saran untuk menerapkan protokol kesehatan apabila kompetisi ingin dilanjutkan.

Protokol kesehatan itu berupa pengadaan tes rapid dan swab bagi seluruh pemain.

Sementara itu, pemberlakukan protokol kesehatan ketat bagi pemain dan penonton sudah dibicarakan secara internal oleh pihak IBL.

IBL pun setuju untuk melakukan tes rapid dan swab untuk pemain. Namun opsi tanpa penonton masih harus didiskusikan lagi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X