Kisah Edin Dzeko Jalani Puasa Ramadhan di Tengah Suara Tembakan dan Bom

Kompas.com - 14/05/2020, 19:45 WIB
Striker AS Roma Edin Dzeko (kiri) merayakan gol dengan rekan setim Diego Perotti (tengah) dan Henrik Mkhitaryan setelah mencetak gol dalam pertandingan Liga Europa Grup J antara AS Roma vs Wolfsberger pada 12 Desember 2019 di Stadion Olimpico Roma. AFP/FILIPPO MONTEFORTEStriker AS Roma Edin Dzeko (kiri) merayakan gol dengan rekan setim Diego Perotti (tengah) dan Henrik Mkhitaryan setelah mencetak gol dalam pertandingan Liga Europa Grup J antara AS Roma vs Wolfsberger pada 12 Desember 2019 di Stadion Olimpico Roma.
|

KOMPAS.com – Striker AS Roma, Edin Dzeko, mengaku pernah menjalani puasa Ramadhan ketika hujan bom melanda di kampung halamannya, Bosnia-Herzegovina.

Mantan penyerang Manchester City itu terbiasa mendengar dentuman bom dan desingan senapan di Bosnia-Herzegovina pada masa lalu.

Kondisi tersebut dialami Edin Dzeko setelah Bosnia-Herzegovina mendapat kemerdekaan tanggal 1 Maret 1992 pasca-perang Yugoslavia.

Baca juga: Aksi Mulia Mesut Oezil di Bulan Ramadhan, Sumbang Rp 1,5 Miliar untuk Buka Puasa

Meski rakyat Bosnia-Herzegovina sudah merdeka, kebebasan tersebut masih ditentang oleh sebagian etnis Serbia yang berambisi menguasai wilayah bekas Yugoslavia.

Perang pun tak terhindarkan di tanah Balkan selama bertahun-tahun pada saat itu.

Dzeko kecil yang kerap berlatih sepak bola di jalanan nyaris terkena ledakan bom andai tidak disuruh pulang oleh sang ibu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir BolaSport dari ThePlayersTribune, dia terpaksa menuruti permintaan sang ibu untuk segera pulang meskipun sedang asyik berlatih sepak bola.

Baca juga: Harapan 4 Top Kompetisi Eropa Segera Kembali Bergulir Usai Ramadhan

Beberapa menit setelah itu, jalanan tempat Dzeko berlatih bola luluh lantak karena ledakan bom.

"Selama masa perang, terdapat momen ketika saya harus berhenti bermain sepak bola di jalanan karena ada suara sirene," ucap Dzeko.

"Itu tanda bahwa kami harus bersembunyi. Sebagai anak kecil, saya tahu bahwa sedang terjadi perang," ucapnya.

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.