Amankah Menggulirkan Kembali Liga Inggris di Tengah Pandemi Virus Corona?

Kompas.com - 13/05/2020, 05:00 WIB
Gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen (tengah), melakukan selebrasi bersama bek Danny Rose (kiri) dan striker Harry Kane setelah tendangannya mengenai bek West Bromwich Albion, Gareth McAuley (tak terlihat), sehingga tercipta gol bunuh diri, dalam laga Premier League di White Hart Lane, London, Sabtu (14/1/2017). GLYN KIRK/AFPGelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen (tengah), melakukan selebrasi bersama bek Danny Rose (kiri) dan striker Harry Kane setelah tendangannya mengenai bek West Bromwich Albion, Gareth McAuley (tak terlihat), sehingga tercipta gol bunuh diri, dalam laga Premier League di White Hart Lane, London, Sabtu (14/1/2017).

KOMPAS.com - Rencana untuk menggulirkan kembali Premier League - kasta teratas Liga Inggris - mendapatkan kritikan dari para pemain.

Pemerintah Inggris telah memberi izin kepada Premier League untuk kembali mengelar Liga Inggris mulai 1 Juni 2020.

Hal itu diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, pada Senin (11/5/2020) waktu setempat.

Izin kelanjutan Liga Inggris itu tercantum dalam dokumen berjudul "Our Plan to Rebuild: The UK Government's COVID-19 Recovery Strategy".

Meski sudah direstui, pertandingan tetap harus berlangsung secara tertutup dan tanpa penonton demi mencegah risiko terjadinya kontak fisik.

Pemerintah Inggris juga telah mengeluarkan panduan untuk ke luar dari masa karantina, tetapi tetap mengikuti standar protokol kesehatan.

Keputusan untuk menggulirkan kembali Liga Inggris menjadi kabar gembira bagi para pecinta sepak bola di dunia.

Namun, keputusan ini juga menuai kritik dari kalangan pesepak bola.

Salah satu kritik diungkapkan oleh bek timnas Inggris Danny Rose.

Pemain Tottenham Hotspur yang sedang dipinjamkan ke Newcastle United itu menilai, menggulirkan kembali Liga Inggris adalah sebuah keputusan gegabah dan terlalu berisiko.

Baca juga: Resmi, Liga Inggris Dapat Izin Kembali Bergulir pada 1 Juni 2020

Halaman:

Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X