Legenda Tenis Dukung Usul Roger Federer untuk Gabungkan ATP dan WTA

Kompas.com - 26/04/2020, 12:20 WIB
Roger Federer of Switzerland gestures while playing against Alexander Zverev of Germany during their mens singles quarter-final match at the Shanghai Masters tennis tournament in Shanghai on October 11, 2019. (Photo by HECTOR RETAMAL / AFP) AFP/HECTOR RETAMALRoger Federer of Switzerland gestures while playing against Alexander Zverev of Germany during their mens singles quarter-final match at the Shanghai Masters tennis tournament in Shanghai on October 11, 2019. (Photo by HECTOR RETAMAL / AFP)
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Legenda tenis dunia asal Swedia, Mats Wilander, menyatakan dukungannya terhadap gagasan petenis Swiss, Roger Federer, untuk menggabungkan dua organinasi tenis dunia, ATP dan WTA.

Menurut Mats Wilander, masa penangguhan kompetisi karena pandemi virus Corona alias Covid-19 adalah waktu yang tepat untuk melakukan rebranding tenis demi menarik penggemar baru.

"Sebenarnya, saya benci mengatakannya, tetapi kita akan kehilangan petenis terhebat sepanjang masa dalam tempo setahun atau dua tahun lagi atau ketika Roger Federer berhenti," kata Wilander, dilansir BolaSport.com dari Reuters, Sabtu (25/4/2020).

“Kita memiliki generasi baru, baik putra maupun putri yang sangat bersemangat, atlet hebat, sikap yang bagus, tetapi perhatian terhadap mereka berkurang ketika pemain seperti Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic terus bermain," katanya.

Baca juga: Roger Federer Usul WTA dan ATP Disatukan Selama Pandemi Virus Corona

"Sekarang saatnya melakukan rebrand sedikit untuk menarik audiens yang lebih muda, mungkin kita bisa melihat antara putra dan putri dalam satu acara sehingga para pemain muda bisa mendapat pasar yang lebih baik," ucap Wilander lagi.

Usul Roger Federer yang didengungkan melalui media sosial berharil menarik jutaan mata sehingga menimbulkan perdebatan.

Namun, Ketua ATP Andrea Gaudenzi melihat gagasan Federer tersebut sebagai peluang untuk menciptakan persatuan.

Saat ini, tur kompetisi tenis putra dan putri dijalankan secara terpisah meski ada beberapa turnamen yang mempertemukan mereka, termasuk empat turnamen Grand Slam (Australian Open, Wimbledon, French Open, dan US Open).

Baca juga: Antonio Cassano: Lionel Messi adalah Federer, Jordan, dan Maradona

Mats Wilander mengatakan, andai turnamen tenis putra dan putri dapat disatukan, kontrak televisi dan sponsor bisa menjadi lebih sederhana.

Penonton televisi saat ini membutuhkan dua saluran berbayar untuk menonton pertandingan tenis putra dan putri dalam satu turnamen.

"Tenis selalu berada di garis depan dalam kesetaraan antara putra dan putri dalam hadiah uang," ujar Wilander.

"Ini adalah waktu yang tepat untuk menjadi mitra kerja bersama-sama. Beberapa turnamen tidak bisa menjalankan acara untuk putra dan putri, tetapi yang lainnya bisa. Ini tentang demografi dan harus fleksibel beradaptasi dengan pasar," kata dia. (Muhamad Husein)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SEA Games 2021, Dua Kunci Timnas U23 Indonesia untuk Kalahkan Thailand

SEA Games 2021, Dua Kunci Timnas U23 Indonesia untuk Kalahkan Thailand

Liga Indonesia
ONE 157 Suguhkan 4 Laga Turnamen ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix

ONE 157 Suguhkan 4 Laga Turnamen ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix

Sports
Jadwal SEA Games 2021: Kans Merah Putih Tambah Emas, Semifinal Sepak Bola Indonesia Vs Thailand

Jadwal SEA Games 2021: Kans Merah Putih Tambah Emas, Semifinal Sepak Bola Indonesia Vs Thailand

Sports
Link Live Streaming Indonesia Vs Thailand di Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021

Link Live Streaming Indonesia Vs Thailand di Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021

Liga Indonesia
Profil Arif Dwi Pangestu, Sumbang Emas SEA Games sejak Usia 15 Tahun

Profil Arif Dwi Pangestu, Sumbang Emas SEA Games sejak Usia 15 Tahun

Sports
Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di SEA Games, Pujian Mengalir

Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di SEA Games, Pujian Mengalir

Liga Indonesia
Bulu Tangkis SEA Games 2021: Medali Perak Srikandi Indonesia, Tangisan Putri KW, hingga Permohonan Maaf Pelatih

Bulu Tangkis SEA Games 2021: Medali Perak Srikandi Indonesia, Tangisan Putri KW, hingga Permohonan Maaf Pelatih

Badminton
Semifinal SEA Games 2021: Pelatih Thailand Bedah Kekuatan Indonesia, Asnawi Jadi Sorotan

Semifinal SEA Games 2021: Pelatih Thailand Bedah Kekuatan Indonesia, Asnawi Jadi Sorotan

Liga Indonesia
Sejarah Unik Tercipta, Seorang Bek Jadi Top Skor Liga Europa

Sejarah Unik Tercipta, Seorang Bek Jadi Top Skor Liga Europa

Liga Lain
Kalah di Final SEA Games, Apriyani Rahayu Tetap Bersyukur

Kalah di Final SEA Games, Apriyani Rahayu Tetap Bersyukur

Badminton
Profil Siti Fadia Silva Ramadhanti, Pasangan Baru Apriyani Rahayu

Profil Siti Fadia Silva Ramadhanti, Pasangan Baru Apriyani Rahayu

Sports
Kunci Sukses Rezza Octavia Borong 2 Emas SEA Games 2021: Latihan 1.000 Panah per Hari

Kunci Sukses Rezza Octavia Borong 2 Emas SEA Games 2021: Latihan 1.000 Panah per Hari

Sports
Hasil Final Liga Europa: Bekuk Rangers Via Adu Penalti, Frankfurt Juara!

Hasil Final Liga Europa: Bekuk Rangers Via Adu Penalti, Frankfurt Juara!

Liga Lain
Jadwal Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021, Indonesia Vs Thailand Sore Ini

Jadwal Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021, Indonesia Vs Thailand Sore Ini

Liga Indonesia
Kata Zohri Usai Tidak Berhasil Raih Medali SEA Games 2021: Belum Rezeki...

Kata Zohri Usai Tidak Berhasil Raih Medali SEA Games 2021: Belum Rezeki...

Sports
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.