Pernah Jadi Korban Bullying, Pesilat Wanita Ini Mampu Raih Medali Emas Asian Games 2018

Kompas.com - 26/04/2020, 04:00 WIB
Pesilat putra Indonesia, Pipiet Kamelia meraih medali emas pada partai final nomor kelas D putri 60 kg sampai 65 kg Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018). Ia mengalahkan pesilat asal Vietnam Nguyen Thi Cam Nhi. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOPesilat putra Indonesia, Pipiet Kamelia meraih medali emas pada partai final nomor kelas D putri 60 kg sampai 65 kg Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018). Ia mengalahkan pesilat asal Vietnam Nguyen Thi Cam Nhi.

KOMPAS.com - Siapa sangka, awal mula perjalanan atlet silat putri nasional, Pipiet Kamelia, di dunia persilatan berawal dari bully atau perundungan.

Kamelia Pipiet tercatatkan sebagai penyumbang medali emas untuk kontingen Merah Putih pada Asian Games 2018.

Namun, perjalanan Pipit di dunia silat bukan keinginan pribadinya. Semua berawal dari perlakuan teman sekolah dasarnya.

"Awalnya masuk silat pas SD, dan itu karena saya jadi korban perundungan (bully) di sekolah," kata Pipiet dikutip Antara News.

Baca juga: Doha dan Riyadh Bersaing Jadi Tuan Rumah Asian Games 2030

Pipiet mengakui bahwa banyak teman sekolahnya yang mengganggu dirinya.

"Pulang sekolah saya sering nangis dan mengadu ke bapak, akhirnya sama beliau saya dimasukkan ke perguruan silat dekat rumah agar lebih mandiri di sekolah," jelas dia.

Lambat laun, kemandirian tersebut berubah menjadi bakat. Pipiet mempelajari silat di perguruan Keluarga Pencak Silat Nusantara (KSP) dan beberapa kali menorehkan prestasi di usia belia.

Bagi pesilat asal DKI Jakarta itu, dunia silat tak selalu diidentikan dengan kamu adam.

Pipit mencoba melawan stigma tersebut dengan prestasi yang dia torehkan.

Baca juga: Perjalanan Karier Pemain Timnas yang Paling Inspiratif Menurut Indra Sjafri

"Harus percaya diri, jika unya kemauan dan punya potensi besar ya dilakukan saja," kata dia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X