Pemerintah Belanda Perpanjang Lockdown, Bagaimana Nasib Eredivisie?

Kompas.com - 22/04/2020, 05:40 WIB
David Neres dan rekan-rekannya merayakan gol pada pertandingan Ajax Amsterdam vs Juventus di Johan Cruijff Arena dalam perempat final Liga Champions, 10 April 2019. AFP/EMMANUEL DUNANDDavid Neres dan rekan-rekannya merayakan gol pada pertandingan Ajax Amsterdam vs Juventus di Johan Cruijff Arena dalam perempat final Liga Champions, 10 April 2019.

KOMPAS.com - Perdana Menteri Belanda Mark Rutte telah mengumumkan perpanjangan karantina wilayah pada Selasa (21/4/2020) waktu setempat.

Perpanjangan karantina wilayah itu praktis melarang keberlangsungan seluruh kegiatan publik, termasuk olahraga.

"Lebih baik mencegah, daripada menyesal nantinya," kata Rutte, seperti dilansir dari Sky Sport, Rabu (22/4/2020).

"Saya ingin kita bisa melangkah lebih jauh. Tetapi, itu sangat berbahaya. Kami melihat sedikit peingkatan dalam data (kasus corona). Bayangkan jika kami membiarkannya, maka virus bisa memuncak lagi," Rutte menambahkan.

Baca juga: Pertimbangan Terkini UEFA Lanjutkan Liga Champions

Keputusan yang telah diambil pemerintah Belanda menimbulkan tanda tanya besar terhadap kelanjutan Eredivisie 2019-2020.

Kompetisi kasta teratas Liga Belanda itu sedianya sudah mengambil ancang-ancang untuk memutar kembali roda kompetisi pada 19 Juni tanpa penonton.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, dengan keputusan terbaru tersebut, membuat Eredivisie tidak bisa kembali bergulir sesuai rencana awal.

Oleh sebab itu, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) akan berkonsultasi dengan UEFA terkait perkembangan situasi tersebut.

Baca juga: Marc Overmars Soal Potensi Penghentian Liga Belanda: Tak Terhindarkan

"Izin untuk berkegiatan publik telah dilarang sampai 1 September. Artinya, tidak ada pertandingan sepak bola yang bisa dimainkan hingga tanggal terserbut, bahkan tanpa penonton sekalipun," demikian pernyatan KNVB.

"Berdasarkan keputusan pemerintah hari ini, KNVB akan berkonsultasi dengan UEFA, setelah itu keputusan baru akan dibuat," KNVB menambahkan.

Halaman:


Sumber Sky Sports
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X