Kompas.com - 11/04/2020, 15:30 WIB
Sebuah gambar selebaran yang diambil dan dirilis pada 19 Mei 2014 oleh FC Barcelona menunjukkan Lionel Messi (kiri) Barcelona bersalaman dengan presiden FC Barcelona Josep Maria Bartomeu setelah menandatangani kontrak barunya dengan klub Catalan di Stadion Camp Nou di Barcelona. Striker Barcelona Lionel Messi menandatangani kontrak baru dengan klub Catalan hari ini. Messi menyetujui kesepakatan baru senilai 20 juta euro (27,4 juta USD) yang dilaporkan setahun lalu. AFP/MIGUEL RUIZSebuah gambar selebaran yang diambil dan dirilis pada 19 Mei 2014 oleh FC Barcelona menunjukkan Lionel Messi (kiri) Barcelona bersalaman dengan presiden FC Barcelona Josep Maria Bartomeu setelah menandatangani kontrak barunya dengan klub Catalan di Stadion Camp Nou di Barcelona. Striker Barcelona Lionel Messi menandatangani kontrak baru dengan klub Catalan hari ini. Messi menyetujui kesepakatan baru senilai 20 juta euro (27,4 juta USD) yang dilaporkan setahun lalu.

KOMPAS.com - Prahara di ruang direksi Barcelona memasuki tahap baru setelah Emili Rousaud menuding Presiden Josep Maria Bartomeu bersekongkol untuk melakukan korupsi.

Pria yang sempat diprediksi sebagai calon kuat pengganti Bartomeu itu memang tak menahan diri dalam membongkar borok di Barcelona.

Hanya beberapa jam setelah ia dan lima anggota Dewan Dreksi Barcelona mengundurkan diri pada Kamis (9/4/2020) malam, Rousaud langsung mengungkapkan borok di manajemen Barcelona dalam sebuah wawancara dengan Rac1.

"Saya pikir seseorang punya tangannya di dalam mesin kas klub," tutur pria asli Barcelona tersebut.

Baca juga: Emili Rousaud, Calon Kuat Presiden Barcelona yang Didepak Bartomeu

 

"Anda membayar satu juta euro (ke I3 Ventures) untuk pekerjaan yang hanya punya harga pasar 100.000 euro. Siapa? Tentu saja seseorang di dewan direktur, saya tak tahu siapa, tetapi Anda pasti punya kecurigaan sendiri."

Rousaud berbicara tentang skandal pada Februari tahun ini ketika I3 Ventures kedapatan menjalankan akun-akun media sosial yang menjelekkan para pemain aktif dan masa lalu Barcelona demi menjaga nama baik Bartomeu di dunia online.

Sehari setelahnya, Bartomeu dan Barcelona membalas dengan respon skala rendah.

Mereka mengeluarkan pernyataan resmi yang membantah tudingan tersebut.

"Di tengah tudingan serius dan tak terbukti yang dilayangkan pagi ini, FC Barcelona secara kategoris membantah tindakan apapun yang masuk deskripsi korupsi dan oleh karena itu akan mengambil langkah legal yang diperlukan," tulis pernyataan resmi Barca.

Baca juga: Enam Direktur Mundur, Posisi Presiden Barcelona Rentan

"Dalam hal ini, audit perihal aktivitas jasa monitoring media sosial telah dilakukan secara mandiri oleh PriceWaterhouseCoopers (PWC). Audit masih berlanjut dan oleh karena itu belum ada kesimpulan. Klub menyediakan semua informasi yang diminta PWC sejak awal proses ini."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X